Malam Mencekam di Ruko Lantai 3 Depok, Api Membakar hingga Bikin Rugi Ratusan Juta, 1 Nyawa Melayang

Ruko tiga lantai di Jalan Akses UI Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok, hangus terbakar pada Jumat (7/10/2022) malam, bikin rugi ratusan juta.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
Damkar Kota Depok
Kebakaran ruko tiga lantai yang menyebabkan seorang bocah berinisial R (13) wafat di Jalan Akses UI Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CIMANGGIS – Ruko tiga lantai di Jalan Akses UI Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok, hangus terbakar pada Jumat (7/10/2022) malam.

Pemadaman ini berlangsung dua jam lebih lamanya, dan api baru dapat dikendalikan pada Sabtu (8/10/2022) dini hari sekira pukul 00.30 WIB oleh kurang lebihnya 40 personel Damkar Kota Depok.

Kabid Pengendalian dan Operasional Dinas Damkar Kota Depok, Welman Naipospos, kerugian akibat musibah kebakaran ini mencapai ratusan juta rupiah.

“Kerugian atas nama Bapak Mardani ruko fotocopy kurang lebih Rp 500 juta, kemudian atas nama Bapak Mistam ruko konveksi kurang lebih Rp 300 juta,” beber Welman lewat pesan singkat, Minggu (9/10202).

Welman mengatakan, kebakaran yang menyebabkan korban jiwa ini diduga akibat korsleting listrik.

Baca juga: Ruko 3 Lantai di Depok Terbakar, Bocah 13 Tahun Tutup Usia Akibat Kekurangan Oksigen

“Dugaan sementara akibat korsleting listrik mas,” tuturnya.

Tak cuma menyebabkan kerugian materil yang menyentuh angka ratusan juta rupiah, seorang bocah berinisial R (13) tutup usia akibat musibah kebakaran ini.

“Korban jiwa satu orang ditemukan di lantai tiga dalam keadaan lemas karena kekurangan oksigen, langsung kami evakuasi ke rumah sakit terdekat,” ujar Welman.

Kebakaran ruko tiga lantai yang menyebabkan seorang bocah berinisial R (13) wafat di Jalan Akses UI Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok.
Kebakaran ruko tiga lantai yang menyebabkan seorang bocah berinisial R (13) wafat di Jalan Akses UI Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok. (Damkar Kota Depok)

Sempat mendapat tindakan medis di rumah, sayang nyawa korban tak terselamatkan dan ia pun menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit.

Terakhir, Welman berujar ada dua personelnya yang juga harus mendapat perawatan medis akibat kekurangan oksigen saat berjibaku memadamkan api.

“Ada dua personel kami atas nama Bayu dan Hafis mengalami sesak napas akibat kekurangan oksigen,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved