Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Ferdy Sambo Ngaku Ingin Badminton Bukan Bunuh Brigadir J, Sosok Ini Langsung Tertawa

Kesaksian Ferdy Sambo yang mengaku hendak bermain badminton dan bukan membunuh Brigadir J ditertawai oleh kuasa hukum Brigadir J Martin Lukas

Ho/Puspenkum Kejagung
Kolase Foto Ferdy Sambo dalam prosesi pelimpahan tahap II di Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI, Rabu (5/10/2022) 

TRIBUNJAKARTA.COM  - Kesaksian Ferdy Sambo yang mengaku hendak bermain badminton dan bukan membunuh Brigadir J ditertawai oleh kuasa hukum Brigadir J Martin Lukas Simanjuntak

Martin Lukas Simanjuntak merasa perubahan kesaksian Ferdy Sambo yang mengaku tidak niat ke rumah Duren Tiga dan memilih main badminton sungguh janggal. 

Sebab, logikannya, suami yang mendengar isu pelecehan seksual terhadap istrinya seharusnya naik pitam bukan justru malah tenang dan memilih main badminton. 

Kejanggalan kedua kata Lukas Simanjuntak, seharusnya orang yang berniat main badminton bukan membawa senjata api HS melainkan membawa raket dan kock dan juga lawan tanding bermain. 

“Lalu apakah orang yang mau main badminton bawa senjata HS dan pakai sarung tangan, harusnya orang mau main badminton bawa raket dan kock dan sparing partner untuk bermain karena main badminton harus berdua,” ujar Martin Lukas Simanjuntak dikutip Kompas Tv Kamis (13/10/2022). 

Baca juga: Soal Laporan Palsu yang Libatkan Putri Candrawathi dan Briptu Martin Gabe, Kamaruddin Yakin Hal Ini

Diketahui sebelumnya kuasa hukum Ferdy Sambo, Febry Diansyah mengurai alibi agar lepas dari jerat pasal pembunuhan berencana.

Alibi tersebut menjelaskan bahwa Ferdy Sambo awalnya tak berniat pergi ke rumah dinas Duren Tiga, tempat di mana Brigadir J dieksekusi mati oleh Bharada E.

Bukan ke rumah dinas, Ferdy Sambo mengaku hendak menuju lapangan badminton kala itu.

Baca juga: Tak Cuma ke Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Cerita ke Brigjen Polisi Soal Pahanya Diraba Brigadir J

Namun saat melewati rumah dinasnya beberapa meter, Ferdy Sambo meminta sopirnya untuk memundurkan mobilnya tersebut dan menemui Brigadir J. 

Hal tersebut diakui Ferdy Sambo ia lakukan guna meminta klarifikasi dari Brigadir J terkait dugaan pelecehan terhadap Putri Candrawathi.

 


Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Keterangan Ferdy Sambo Berubah, Pengacara Brigadir J: Main Badminton Bawa Raket Bukan Senjata HS.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved