Cerita Kriminal

Diajak Naik Mobil di Pondok Gede, 2 Anggota PPSU jadi Korban Hipnotis, Harta Melayang

Dua anggota PPSU Kelurahan Halim Perdanakusuma, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur diduga menjadi korban hipnotis. Handphone akhirnya melayang.

TribunnewsBogor
Ilustrasi hipnotis. Dua anggota PPSU Kelurahan Halim Perdanakusuma, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur diduga menjadi korban hipnotis. Handphone akhirnya melayang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Dua anggota Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Halim Perdanakusuma, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur diduga menjadi korban hipnotis.

Kedua korban yakni Muhammad Nur dan Yoga menjadi korban pencurian bermodus hipnotis pada Kamis (13/10/2022) sekira pukul 11.30 WIB saat sedang bertugas di Jalan Raya Pondok Gede.

Lurah Halim Perdanakusuma Heru Setiawan mengatakan kejadian bermula ketika kedua korban dihampiri pelaku yang datang menaiki sebuah mobil Avanza berwarna hitam.

"Ketika korban sedang kerja ada Avanza mendekat, menanyakan satu alamat. Kedua korban diajak untuk menunjukan lokasi," kata Heru saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (14/10/2022).

Heru mengaku tidak mengetahui pasti berapa pelaku yang berada dalam mobil tersebut, namun berdasar keterangan kedua korban saat masuk ke dalam mobil keduanya sudah terhipnotis.

Baca juga: Pantas Suaranya Bisa Hipnotis Pejabat Negeri, Kebolehan Nyanyi Farel Prayoga Terlihat Sejak Balita

Baca juga: Emak-emak Ahli Hipnotis Bikin Resah Karyawan Minuman Kekinian, Modus Belanja Tapi Motor Dibawa Kabur

Dalam keadaan tak sadar itu kedua korban dibawa berkeliling menaiki mobil lalu diturunkan secara terpisah pada dua lokasi berbeda, kejadian ini terekam CCTV satu rumah warga.

"Korban diturunkan terpisah. Satu di taman Intirub, satu di ujung landasan kalo enggak salah. Ketika korban sadar dan handphonenya sudah hilang. Korban sudah melapor ke polisi," ujar Heru.

Berdasar rekaman CCTV menyorot kejadian, ketika korban ditinggalkan di pinggir jalan oleh pelaku sebenarnya terdapat warga lain yang sedang beraktivitas di lokasi.

Namun karena korban keluar mobil tanpa paksaan dan hanya diam ketika pelaku melarikan diri, tidak ada warga yang curiga bahwa pengemudi Avanza tersebut merupakan pelaku hipnotis.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved