Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Ferdy Sambo Semprot AKP Rifaizal: 'Kamu Jangan Kencang-Kencang Nanya ke Richard'

Dalam olah TKP itu, Rifaizal menginterogasi Richard Eliezer atau Bharada E yang menembak Brigadir J.

Tribun Jakarta dan Grid.id
Irjen Ferdy Sambo (kiri) dan AKP Rifaizal Samual (kanan). Rifaizal Samula menjadi satu-satunya pama yang bersaksi pada sidang KKEP Ferdy Sambo. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Eks Kanit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKP Rifaizal Samual kena tegur Ferdy Sambo saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus penembakan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Dalam olah TKP itu, Rifaizal menginterogasi Richard Eliezer atau Bharada E yang menembak Brigadir J.

"Saya tanyakan pada saat itu (ke Bharada E) siapa yang menembak. 'Siap saya komandan'. Saya lakukan interogasi singkat," kata Rifaizal saat bersaksi di sidang obstruction of justice dengan terdakwa Irfan Widyanto di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (3/11/2022).

AKP Rifaizal lalu bertanya posisi Bharada E saat melakukan penembakan terhadap Brigadir J.

"Di mana kamu lakukan menembak? 'Siap di lantai dua, dia turun ke bawah'," ujarnya.

Baca juga: Pimpin Olah TKP Kematian Brigadir J, Ridwan Soplanit Diingatkan Ferdy Sambo: Jangan Ramai-Ramai

Di tengah interogasi, Rifaizal dipanggil oleh Ferdy Sambo.

Ia diperingatkan agar tidak terlalu keras saat menginterogasi Bharada E.

"Dinda sini kamu. Perintah Jenderal. Kamu Akpol berapa? Siap saya 2013. Perintah untuk kami jenderal," tutur Rifaizal mencontohkan percakapan dirinya dengan Ferdy Sambo.

"Kemudian dia menyampaikan, kamu jangan kencang-kencang nanyanya ke Richard. Dia sudah bela keluarga saya."

"Kalau kamu nanyanya begitu, dia baru mengalami peristiwa membuat psikologisnya terganggu. Bisa ya?' Siap bisa jenderal," tambahnya.

Seusai ditegur Ferdy Sambo, Rifaizal mengaku merasa bersalah karena terlalu keras saat bertanya kepada Bharada E.

"Jadi pada saat itu kami merasa mungkin saya yang salah karena saya bertanya terlalu keras dan menyecar adik Richard," kata dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved