Cerita Kriminal

Kurir di Tangerang Dihunuskan Parang saat Antar Paket COD, Polisi Mulai Periksa Para Saksi

Hingga saat ini, polisi masih terus mengumpulkan keterangan dari para saksi yang melihat kejadian pengancaman yang dialami kurir SiCepat Ekpres

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Acos aka Abdul Qodir
Instagram @fakta.tangerang
Kurir dengan sepeda motor diancam parang oleh pembeli saat antar paket Cash on Delivery (COD) di kawasan Bugel, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (26/10/2022). Padahal, paket sudah dibuka oleh pembeli tersebut, namun menolak membayarnya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polresta Tangerang mulai menyelidiki kasus pengancaman yang dialami kurir paket SiCepat Ekpres dengan parang oleh pemesan paket sistem Cash On Delivery (COD) atau bayar di tempat atau COD, yang viral di media sosial.

Dalam video durasi 13 detik, si kurir mendapat pengancaman sebilah parang saat mengantar paket COD ke pemesan di Jalan Raya Bugel, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang tersebut ke Polresta Tangerang, pada Rabu (26/10/2022).

Korban telah melaporkan kejadian yang menimpanya itu Polresta Tangerang.

"Ya betul, laporannya sudah diterima kemarin, Rabu 2 November 2022," ujar Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Zamrul Aini saat dikonfirmasi, Kamis (3/11/2022).

Hingga saat ini, polisi masih terus mengumpulkan keterangan dari para saksi yang melihat kejadian pengancaman yang dialami kurir SiCepat Ekpres tersebut.

Baca juga: Kurir di Tigaraksa Diancam Parang saat Antar Paket COD ke Pembeli, Padahal Sudah Dibuka

Sebelumnya, Polsek Tigaraksa tengah menyelidiki perkara pengancaman dan perbuatan tidak menyenangkan terhadap kurir barang dari penjualan online.

Kurir tersebut diduga kuat mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari pembeli barang tersebut.

Kejadian terjadi di kawasan Bugel, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Kurir SiCepat Ekpres saat membawa paket pesanan konsumen
Kurir SiCepat Ekpres saat membawa paket pesanan konsumen (sicepat.com)

Kanit Reskrim Polsek Tigaraksa, AKP Soebardjo mengaku belum menerima laporan perkara tersebut.

Pihaknya juga masih menyelidiki dugaan perkara pengancaman dan perbuatan tidak menyenangkan itu.

"Hingga saat ini belum ada laporan ke Polsek Tigaraksa, atas video viral tetap kita lakukan penyelidikan," ungkap Soebardjo, Jumat (28/10/2022).

Berdasarkan rekaman video viral di akun  instagram @fakta.tangerang menyebutkan bahwa, kurir bersepeda motor itu diancam oleh pembeli barang menggunakan parang.

Saat itu sang kurir baru saja mengantarkan barang ke pembeli.

"Tak mau bayar paket COD, pembeli ancam kurir dengan parang," tulis akun tersebut.

Baca juga: PRT Korban Penyiksaan Majikan ASN di Jakarta Timur Belum Bisa Jalan Normal

Dijelaskan dalam akun itu, seorang kurir mengantarkan paket COD.

Kemudian, paket sudah dibuka oleh pembeli, namun si pembeli tidak mau membayar.

Kurir memaksa pemesan agar membayar paket tersebut dengan alasan prosedur perusahaan.

"Tapi sang pembeli emosi dan malah mengeluarkan senjata parang mengancam kurir hingga bahkan menyiram air dan bensin. Kejadiannya hari Rabu (26/10/2022) Bugel, Tigaraksa," tulis akun itu lagi.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved