Kasus Gangguan Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut, Bayi 7 Bulan Warga Priok Meninggal di Jogja saat Dibawa Ortu Pulang Kampung

Bayi 7 bulan warga RT 05 RW 02 Tanjung Priok, Jakarta Utara, RN, meninggal dunia di rumah sakit wilayah Yogyakarta, Kamis (3/11/2022).

Kolase TribunJakarta.com/Ist
Ilustrasi anak meninggal karena gagal ginjal akut. Bayi 7 bulan warga RT 05 RW 02 Tanjung Priok, Jakarta Utara, RN, meninggal dunia di rumah sakit wilayah Yogyakarta, Kamis (3/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Bayi 7 bulan warga RT 05 RW 02 Kelurahan Tanjung Priok, Tanjung Priok, Jakarta Utara, RN, meninggal dunia di rumah sakit wilayah Yogyakarta, Kamis (3/11/2022) malam kemarin.

RN tutup usia setelah didiagnosa gagal ginjal akut awal Oktober lalu dan sempat dibawa orang tuanya pulang kampung.

Ketua RT 05 RW 02 Tanjung Priok, Sutarno mengatakan, bayi RN tutup usia di salah satu rumah sakit di Yogyakarta setelah sempat dirawat sekitar dua hari.

"Ada diagnosa pertama kan di RS Santo Yusuf. Nah kemudian belum lama ini dia bengkak, terus selama tiga hari tidak buang air kecil," kata Sutarno kepada TribunJakarta.com, Jumat (4/11/2022).

"Sempat diinfus, bengkak. Sekitar pukul 19.00 WIB semalam memang sudah kritis, dibawa lagi ke rumah sakit di Jogja, jam 22.00 WIB sudah meninggal dunia," sambungnya.

Baca juga: Bayi 7 Bulan Warga Tanjung Priok Meninggal Usai Dinyatakan Terinfeksi Gagal Ginjal Akut

Sutarno menjelaskan, kedua orang tua RN yakni ayahnya HR dan ibunya AN langsung membawa anaknya pulang kampung ke Pemalang, Jawa Tengah, setelah didiagnosa gagal ginjal akut awal Oktober lalu.

Padahal, pihak RS Santo Yusuf di Tanjung Priok alias tempat pertama kali RN dibawa berobat telah menyarankan rujukan ke RS Cipto Mangunkusumo.

"Waktu dirawat di Santo Yusuf selama tiga hari itu dirujuk ke RSCM. Tapi sama orang tuanya malah dibawa ke kampung," kata Sutarno.

Orang tua juga sempat menginformasikan bahwa bayi RN menjalani masa-masa pemulihan.

Seiring hal tersebut, dari Pemalang orang tua RN juga berupaya membawa bayinya ke rumah sakit di Yogyakarta untuk mendapatkan penanganan maksimal.

Namun, takdir berkata lain. Anak perempuan itu pada akhirnya harus menghembuskan nafas terakhir akibat gagal ginjal akut.

"Semalam beritanya dia meninggal, semalam juga saya urus, sudah saya buat surat pernyataan meninggalnya," ucap Sutarno.

Adapun TribunJakarta.com pada Rabu (2/11/2022) lalu sudah sempat mengunjungi kediaman orang tua RN di Jalan Bahari IV, RT 05 RW 02 Kelurahan Tanjung Priok, Kecamatan Tanjung Priok.

Namun, kala itu rumah orang tua bayi 7 bulan tersebut memang sudah kosong.

Tetangga mengatakan HR dan AN sudah tidak lagi meninggali rumah itu melainkan pindah ke Pemalang.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved