Polisi Pastikan Konser NCT 127 di ICE BSD Tak Ditunda Meski Ada Ancaman Bom

Polisi memastikan konser boyband NCT 127 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (4/11/2022) malam ini tidak ditunda.

TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Suasana konferensi pers kasus mutilasi driver ojol di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Minggu (28/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Polisi memastikan konser boyband NCT 127 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (4/11/2022) malam ini tidak ditunda.

Konser boyband asal Korea Selatan itu sempat dikhawatirkan ditunda menyusul beredarnya ancaman bom di media sosial.

"Ya sampai saat ini saya bicara ini, saya sudah bicara sama Kapolres (Tangerang Selatan) tidak ada penundaan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Zulpan dari penyelenggara, penonton konser NCT 127 malam ini mencapai 8 ribu orang.

"Estimasi penonton malam ini kan 8 ribu orang ya dari panitia menyampaikan," ujar dia.

Baca juga: Polisi Identifikasi Akun Media Sosial Penyebar Ancaman Bom di Konser NCT 127 di ICE BSD

Di sisi lain, polisi telah mengidentifikasi akun media sosial yang menyebarkan ancaman bom saat konser boyband asal Korea Selatan, NCT 127, di ICE BSD, Tangerang Selatan.

Zulpan mengatakan, penyebar ancaman bom itu diketahui setelah penyidik Polres Tangerang Selatan melakukan profiling.

"Itu kan melalui akun media sosial ancaman itu. Jadi kita sekarang sudah mengecek, profiling, terkait akun sosial media itu. Penyidik dari Satreskrim Polres Tangerang Selatan sudah melakukan penyelidikan," kata Zulpan.

Meski sudah mengetahui akun yang menyebarkan ancaman bom, Zulpan mengaku pihaknya belum dapat mempublikasikannya.

"Memang sudah diketahui, cuma kita tidak mau sebutkan dulu yang memposting itu," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, ancaman bom itu ditulis dalam secarik kertas dan beredar di media sosial.

"ICE BSD 4 November 2022. S.O.S. 11 Orang 3 Mobil TNT TATP," demikian ancaman bom yang beredar.

Zulpan mengatakan, saat ini polisi masih melakukan sterilisasi di ICE BSD. Selain itu, tim penjinak bom (Jibom) dari Brimob juga dikerahkan ke lokasi konser.

"Untuk SOP sudah kita turunkan tim Jibom dari Brimob sementara masih berlangsung," kata Zulpan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved