Demo Buruh Tuntut Kenaikan UMK 2023 di Kantor Disnaker Kota Bekasi: Gerbang Roboh, Petugas Cidera

Situasi unjuk rasa sempat memanas, massa buruh terlibat saling dorong dengan petugas keamanan di depan gerbang masuk Disnaker Kota Bekasi.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Acos Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Yusuf Bahctiar
Aksi unjuk rasa buruh tuntut kenaikan UMK Kota Bekasi 2023 di kantor Disnaker Kota Bekasi mengakibatkan gerbang roboh, Selasa (8/11/2022). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Ratusan buruh berunjuk rasa menuntut kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) 2023) di depan kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bekasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Selasa (8/11/2022). 

Massa buruh berkumpul menyampaikan tuntutannya menggunakan mobil komando di depan kantor Disnaker Kota Bekasi hingga menutup sebagian badan jalan. 

Kemacetan di Jalan Jenderal Ahmad Yani tak terelakkan. 

"Hari ini rapat ketiga Depeko (Dewan Pengupahan Kota), untuk berdiskusi tentang upah pekerja buruh tahun 2023," kata Amir, orator aksi unjuk rasa, di mobil komando. 

Massa buruh yang datang melakukan unjuk rasa terdiri dari berbagai serikat pekerja, di antaranya SPSI, FSPMI dan lainnya. 

Situasi unjuk rasa sempat memanas, massa buruh terlibat saling dorong dengan petugas keamanan di depan gerbang masuk Disnaker Kota Bekasi. 

Baca juga: Jelang Penetapan UMP 2023 DKI Jakarta, Cek Lagi Rincian Upah Ibu Kota Selama 5 Tahun Terakhir

Alhasil, gerbang Kantor Disnaker Kota Bekasi roboh usai insiden saling dorong dengan petugas pengamanan Satpol PP dan Kepolisian. 

Akibat insiden itu, seorang petugas Satpol PP turut mengalami cidera akibat tertimpa gerbang yang roboh dan harus dibopong tempat pengobatan. 

Aksi unjuk rasa buruh tuntut kenaikan UMK Kota Bekasi 2023 di kantor Disnaker Kota Bekasi mengakibatkan gerbang roboh, Selasa (8/11/2022).
Aksi unjuk rasa buruh tuntut kenaikan UMK Kota Bekasi 2023 di kantor Disnaker Kota Bekasi mengakibatkan gerbang roboh, Selasa (8/11/2022). (TribunJakarta.com/Yusuf Bahctiar)

Koordinator Aksi Buruh Bekasi melawan Supriyanto mengatakan, unjuk rasa ini untuk menuntut Disnakar Kota Bekasi segera melakukan pembahasan kenaikan UMK Kota Bekasi 2023

"Sampai saat ini rapat ketiga Kadisnaker selaku ketua Depeko belum melakukan pembahasan tentang nilai kenaikan upah, maka dari itu kami meminta untuk segera dilakukan," kata Supriyanto. 

Aksi unjuk rasa akan terus digelar hingga Depeko Bekasi membuat rekomendasi kenaikan UMK 2023 untuk selanjutnya disahkan Gubernur Jawa Barat.

 

 

 

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved