Sisi Lain Metropolitan

Kisah Pak Vin Punya Anjing K9 Kesayangan, Hobi Ungkap Kasus Kriminal: Kejar Bencong hingga Maling

Vin Suhartanto (57) punya setumpuk kisah tentang anjing polisi. ia menganggap anjing sebagai sohib  sekaligus teman kerja.

Tribunjakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Kimo, anjing pelacak, sedang beraksi menggigit tangan Briptu Deo saat simulasi penangkapan di Gedung K9 Polda Metro Jaya, Palmerah, Jakarta Barat pada Senin (31/10/2022) - Vin Suhartanto (57) punya setumpuk kisah tentang anjing polisi. ia menganggap anjing sebagai sohib  sekaligus teman kerja. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Vin Suhartanto (57) punya setumpuk kisah tentang anjing polisi.

Pria yang kini menjabat sebagai Kepala Unit K9 Polda Metro Jaya itu  menganggap anjing sebagai sohib  sekaligus teman kerja.

Bersama polisi berkaki empat itu, Pak Vin kerap mengungkap beberapa kasus kriminal.

Sejak tahun 1987, Pak Vin sudah bergabung di Unit Satwa K9 yang dulu masih ke dalam Satuan Brigadir Mobile (Brimob).

Kemudian K9 masuk ke bawah kendali operasi (BKO) Satuan Sabhara Polda Metro Jaya

Pangkat awalnya Brigadir Polisi Dua (Bripda).

Ia memiliki kisah nostalgia dengan sahabatnya dulu bernama Vico.

Baca juga: Kimo Anjing Ulung K9, Pernah Cari Kuli Bangunan Pembunuh Pemilik Rumah Mewah di Kalideres

Vico, anjing berjenis Herder atau anjing penggembala dari Jerman (German Shepherd) ditugaskan untuk membantu polisi mengejar bandit.

Bisa pencoleng, pembunuh hingga pencopet.

"Vico itu dulunya bekas piaraan orang biasa. Saya latih dia sampai bisa," kata Iptu Vin kepada TribunJakarta.com pada Senin (31/10/2022).

Daya ciumnya terbilang hebat.

Kanit K9 Polda Metro Jaya, Vin Suhartanto, saat ditemui di Unit K9 Samapta Polda Metro Jaya, Palmerah, Jakarta Barat pada Senin (31/10/2022).
Kanit K9 Polda Metro Jaya, Vin Suhartanto, saat ditemui di Unit K9 Samapta Polda Metro Jaya, Palmerah, Jakarta Barat pada Senin (31/10/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

Vico sempat mengungkap kasus pembunuhan di Jati Mulya, Bekasi tahun 1992.

Saat itu, seorang anak ditemukan tewas di dalam WC.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved