Masih Ada Jamban 'Helikopter' di Jakarta Utara, Warga BAB Sembarangan di Kali Bangleo
Warga menggelar aksi kerja bakti di Kali Bangleo, Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (13/11/2022).
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Petugas gabungan dari Kecamatan Cilincing beserta masyarakat menggelar aksi kerja bakti di Kali Bangleo, Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (13/11/2022).
Dalam kerja bakti ini, terungkap permasalahan terkait minimnya kesadaran warga akan menjaga lingkungan.
Sekretaris Camat Cilincing Idham Mugabe menjelaskan, kondisi Kali Bangleo mengalami penyempitan dan pendangkalan akibat sampah dan sedimen lumpur.
Selain karena faktor alami, hal itu diakibatkan minimnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, misalnya membuang sampah sembarangan ke aliran kali tersebut.
Masih banyak pula warga yang enggan membayar iuran petugas sampah yang dikelola pengurus RT setempat.
Baca juga: Gerindra Ungkap 700 Ribu Warga Jakarta Masih BAB Sembarangan, Dinkes DKI: Kami Cek Lagi Datanya
"Di sini persoalannya bukan karena minim tempat sampah. Program pengelolaan sampah sudah berjalan di setiap RT," kata Idham.
"Untuk itu kita sosialisasikan agar warga tertib tidak membuang sampah ke Kali Bangleo," tegasnya.
Permasalahan lain yang ditemui di lingkungan dekat Kali Bangleo ialah perilaku buang air besar sembarangan (BABS).
Petugas mendapati sejumlah jamban "helikopter" di tepi Kali Bangleo yang langsung dibongkar seiring kerja bakti hari ini.
Sebagai gantinya, lanjut Idham, Kecamatan Cilincing berencana membangun MCK komunal di lokasi.
"Jamban helikopter itu tidak sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat, akhirnya kita bongkar," ucap mantan Lurah Rorotan itu.
"Kami rencanakan bangun MCK komunal, baik itu menggunakan anggaran pemerintah atau kolaborasi dengan pihak swasta masih kita rencanakan," sambung Idham.
Adapun kerja bakti di sekitar Kali Bangleo hari ini melibatkan sebanyak 200 personel gabungan beserta masyarakat.
Selain kerja bakti, petugas turut menggencarkan sosialisasi dari pintu ke pintu atau door to door terhadap larangan membuang sampah ke kali.
Kerja bakti difokuskan pada upaya membersihkan Kali Bangleo dari sampah dan sedimen lumpur, termasuk membongkar sejumlah jamban yang langsung mengarah ke kali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Kerja-bakti-di-Kali-Bangleo-Kelurahan-Kalibaru-Cilincing-Jakarta-Utara.jpg)