Penemuan Mayat Satu Keluarga

Polisi Ungkap Alasan Jenazah 1 Keluarga di Kalideres Belum Dikremasi Pihak Keluarga

Polisi masih menunggu hasil otopsi keempat jenazah dari Laboratorium Forensik Mabes Polri.

ISTIMEWA
Kapolsek Kalideres AKP Syafri Wasdar saat ditemui wartawan pada Sabtu (12/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Satu keluarga yang tewas di Perumahan Citra Garden Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat, belum diserahkan kepada pihak keluarga. 

Kapolsek Kalideres, AKP Syafri Wasdar, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil otopsi keempat jenazah dari Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri.

"Hasil otopsi belum keluar. Masih menunggu laboratorium forensik. Surat pengambilan jenazah belum di tangan keluarga, karena belum selesai semua rangkaian itu," katanya saat dihubungi TribunJakarta.com pada Senin (14/11/2022). 

Polisi melanjutkan pihak keluarga sepakat menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian. 

"Keluarga juga belum ngasih info kapannya dikremasi. Belum ada penyampaian itu," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, satu keluarga yang terdiri dari suami, istri, anak dan saudara ditemukan tak bernyawa di Perumahan Citra Garden Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat pada Kamis (10/11/2022).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara tim forensik, tak ditemukan sisa makanan di lambung korban.

Serta otot-otot korban mengecil karena kekurangan cairan atau dehidrasi.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pasma Royce menyebut diduga kematian sudah terjadi tiga minggu yang lalu.

Petugas PMI dan kepolisian menyemprot disinfektan dan menabur kopi di beberapa sudut rumah tempat penemuan satu keluarga tewas di Kalideres, tepatnya di Perumahan Citra Garden I, Jakarta Barat disemprot cairan disinfektan pada Sabtu (12/11/2022) malam. 
Petugas PMI dan kepolisian menyemprot disinfektan dan menabur kopi di beberapa sudut rumah tempat penemuan satu keluarga tewas di Kalideres, tepatnya di Perumahan Citra Garden I, Jakarta Barat disemprot cairan disinfektan pada Sabtu (12/11/2022) malam.  (Kolase TribunJakarta.com/Ist)

Kemudian muncul kabar satu keluarga yang tewas itu disebabkan karena kelaparan lantaran diketahui tidak makan dalam waktu yang lama.

Banyak orang kemudian ikut menduga-duga kabar satu keluarga tersebut tak mampu membeli makanan. 

Padahal, kabar itu belum tentu benar.

Sebab, tetangganya sendiri, Tio Siu Hoa mengaku keluarga korban tergolong mampu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved