Viral di Media Sosial

UPDATE Kasus Bully di SMP Plus Baiturrahman, Orangtua Korban Maafkan Pelaku dan Memilih Berdamai

Kasus perundungan yang terjadi di SMP Plus Baiturrahman, Bandung, Jawa Barat berakhir damai. Yudarmi selaku ayah korban mengaku telah memaafkan.

Tangkapan layar Instagram
Di media sosial viral video yang merekam aksi bully atau perundungan sejumlah siswa terhadap teman sekelasnya di SMP Plus Baiturrahman. Kepsek menyebut sedang bermain tebak-tebakan. 

TRIBUNJAKARTA.COM  - Kasus perundungan yang terjadi di SMP Plus Baiturrahman, Bandung, Jawa Barat berakhir damai.

 Kasus ini viral di media sosial dan memperlihatkan perundungan yang dialami seorang siswa SMP.

Dalam video terlihat korban dipakaikan helm di dalam kelas dan ditendang kepalanya dari belakang.

Yudarmi selaku ayah korban mengaku telah memaafkan para pelaku dan tidak akan menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan masalah ini.

Kesepakatan ini terjadi setelah orang tua korban dan orang tua pelaku bertemu untuk melakukan mediasi.

Baca juga: Berita VIRAL Pekan Ini: Anak Kombes Aniaya Teman, Siswa SMP Jadi Korban Perundungan di Kelas

"Kemarin kami sudah bertemu (dengan keluarga pelaku), akhirnya saya memaafkan dan akan mencabut laporan ke polisi hari ini," ungkapnya pada Senin (21/11/2022) dikutip dari TribunJabar.com.

Setelah melakukan mediasi para orang tua korban, orang tua pelaku dan pihak sekolah akan dipanggil oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Bandung

"Iya, jadi sekarang mau ke Polrestabes Bandung," terangnya.

 

Penjelasan kepala sekolah

 
Kepala Sekolah SMP Plus Baiturrahman, Saefullah Abdul Muthalib menjelaskan kronologi perundungan yang terjadi pada Kamis (17/11/2022).

Perundungan tersebut terjadi saat jam ketiga pelajaran dan dilakukan ketika tidak ada guru di kelas.

"Kebetulan guru jam ke tiga itu sedang ke luar kelas sebentar, ketika itu anak-anak membuat game," ujarnya pada Sabtu (19/11/2022) dikutip dari TribunJabar.com.

Kepala Sekolah SMP Plus Baiturahman, Kota Bandung, Saefullah Abdul Muthalib (TribunJabar.id/Nazmi Abdurahman)
Saefullah mengungkapkan permaian yang dilakukan oleh siswanya saat itu adalah tebak-tebakan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved