Jika UMP 2023 Naik 10 Persen, Ini Daftar Provinsi Dengan UMP Tertinggi dan Terendah

apabila UMP 2023 naik sampai 10 persen, DKI Jakarta akan berada di urutan pertama dengan UMP tertinggi di angka tembus Rp 5.106.039. Siapa terendah?

Editor: Muji Lestari
Tribunnews.com
Ilustrasi Gaji. Berikut ini daftar UMP 2023 di 34 provinsi apabila naik 10 persen. Siapa tertinggi dan terendah? 

TRIBUNJAKARTA.COM - Simak daftar UMP 2023 jika naik 10 persen di 34 Provinsi Indonesia, cek daftar provinsi dengan upah tertinggi dan terendah.

Menteri Ketenagakerjaan atau Menaker Ida Fauziyah telah mengumumkan, penetapan UMP 2023 naik maksimal 10 persen.

Kenaikan UMP ini diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimun Provinsi 2023.

"Penetapan atas penyesuaian nilai Upah Minimum sebagaimana dimaksud pada ayat [1] melebihi 10 persen, Gubernur menetapkan Upah Minimum dengan penyesuaian paling tinggi 10 persen," ungkapnya, Sabtu (19/11/2022).

Karena ada penyesuaian formula UMP 2023, maka batas akhir pengumuman upah minimum juga akan diperpanjang.

Untuk UMP 2023, Kemnaker memperpanjang batas akhir pengumuman menjadi 28 November 2022. Sementara UMK 2023 diberi waktu hingga 7 Desember 2022.

Kenaikan UMP ini ditetapkan dengan formulasi penghitungannya berdasarkan pertimbangan variable pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu.

Baca juga: UMP 2023 DKI Jakarta Jadi Rp 5,1 Juta Jika Naik 10 persen , Cek Perbandingan 5 Tahun Terakhir

Diketahui, besaran UMP disetiap provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia berbeda-beda, tergantung dari kemampuan atau kebijakan pemerintah daerah masing-masing.

Perbedaan UMP di setiap provinsi juga dilatarbelakangi oleh standar kebutuhan hidup masyarakat, yang dipengaruhi oleh perbedaan sumber daya, hingga struktur ekonomi.

Pengesahan UMP 2023 ini akan dilakukan pada 28 November oleh Gubernur masing-masing daerah.

Lantas, berapa UMP 2023 di tiap-tiap provinsi apabila mengalami kenaikan maksimal ?

Berikut daftar UMP 2023 di 34 provinsi apabila naik 10 persen:

  1. Provinsi Aceh Rp3.483.106
  2. Provinsi Sumatera Utara Rp2.774.869
  3. Provinsi Sumatera Barat Rp3.863.792
  4. Provinsi Riau Rp3.232.420
  5. Provinsi Jambi Rp2.968.834
  6. Provinsi Sumatera Selatan Rp3.458.912
  7. Provinsi Bengkulu Rp2.461.903
  8. Provinsi Lampung Rp2.684.534
  9. Provinsi Bangka Belitung Rp3.591.372
  10. Provinsi Kepulauan Riau Rp3.355.189
  11. Provinsi DKI Jakarta Rp5.106.039
  12. Provinsi Jawa Barat Rp2.025.635
  13. Provinsi Jawa Tengah Rp1.994.228
  14. Provinsi D.I Yogyakarta Rp2.024.535
  15. Provinsi Jawa Timur Rp2.080.723 
  16. Provinsi Banten Rp2.751.323
  17. Provinsi Bali Rp2.768.668
  18. Provinsi Nusa Tenggara Barat Rp2.427.933
  19. Provinsi Nusa Tenggara Timur Rp2.172.500
  20. Provinsi Kalimantan Barat Rp2.677.760
  21. Provinsi Kalimantan Tengah Rp3.214.767
  22. Provinsi Kalimantan Selatan Rp3.197.120
  23. Provinsi Kalimantan Timur Rp3.315.946
  24. Provinsi Kalimantan Utara Rp3.318.411
  25. Provinsi Sulawesi Utara Rp3.641.795
  26. Provinsi Sulawesi Tengah Rp2.629.812
  27. Provinsi Sulawesi Selatan Rp3.482.463
  28. Provinsi Sulawesi Tenggara Rp2.833.617
  29. Provinsi Gorontalo Rp3.080.638
  30. Provinsi Sulawesi Barat Rp2.946.749
  31. Provinsi Maluku Rp2.881.243
  32. Provinsi Maluku Utara Rp3.148.454
  33. Provinsi Papua Barat Rp3.520.000
  34. Provinsi Papua Rp3.918.125

Berdasarkan asumsi tersebut, apabila UMP 2023 naik sampai 10 persen, DKI Jakarta akan berada di urutan pertama dengan UMP tertinggi di angka tembus Rp 5.106.039.

Sementara Jawa Tengah menempati urutan terbawah dengan UMP terendah sebesar Rp Rp 1.994.228

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved