Polemik SDN Pondok Cina 1, DPRD Kasih 3 Rekomendasi ke Wali Kota Idris

Babai meminta agar Wali Kota Depok Mohammad Idris segera menyelesaikan persoalan SDN Pondok Cina 1.

Tayang:
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Suasana terkini di SDN Pondok Cina I, Beji, Kota Depok, Kamis (10/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG - Anggota DPRD Depok Komisi D, Babai Suhaimi, menyampaikan pandangannya ihwal polemik yang terjadi di SDN Pondok Cina 1, Beji, Kota Depok.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota Depok mengalihfungsikan Gedung SDN Poncok Cina 1 menjadi Masjid Raya Margonda.

Sementara dalam proses pengalihannya, para murid akan dipindahkan sementara waktu di SDN Pondok Cina 3 dan 5.

Namun demikian, para wali murid menolak perpindahan tersebut. Mereka ingin lebih dulu ada gedung sekolah yang baru, ketimbang anaknya menumpang di gedung sekolah lain yang menyebabkan adanya masuk siang.

Menanggapi polemik ini, Babai meminta agar Wali Kota Depok Mohammad Idris segera menyelesaikan persoalan tersebut.

Baca juga: Polemik Alih Fungsi SDN Pondok Cina 1, Ridwan Kamil Beri Klarifikasi:Pemprov Cuma Menampung Aspirasi

"Ada kiranya agar wali kota segera menyelesaikan dengan arif dan bijakasana.
Karena sampai saat ini masih ada persoalan-persoalan yang harus diselesaikan," kata Babai dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kota Depok, Cilodong, Selasa (22/11/2022).

"Sedianya Pak Wali jika ada program membangun masjid sekiranya sampaikanlah kepada kami di DPRD, agar kami sama-sama mencari jalan keluar dan solusi yang terbaik," timpalnya.

Hingga saat ini, Babai mengatakan bahwa tidak ada komunikasi yang dijalin dari Dinas Pendidikan Kota Depok dengan pihaknya.

"Pembangunan masjid tersebut mempergunakan lahan SDN Pondok Cina 1, dari Disdik tidak ada koordinasi dengan kami di DPRD sehingga di lapangan ada silang pendapat perbedaan pandangan, yang seharusnya tidak perlu terjadi jika dari awal diinformasikan," ungkapnya.

Dalam polemik ini, Babai mengatakan pihaknya sudah melayangkan relomendasi ke Pemerintah Kota Depok, namun hingga saat ini belum ada jawaban.

"Kita sudah melayangkan rekomendasi, bahkan memanggil Disdik. Ada tiga rekomendasi tapi sampai saat ini belum ada jawaban yang kami terima," tuturnya.

Anggota DPRD Depok Fraksi PKB-PSI, Babai Suhaimi di acara Tribun Talks.
Anggota DPRD Depok Fraksi PKB-PSI, Babai Suhaimi di acara Tribun Talks. (Tribun Jakarta)

"Etikanya adalah ketika sama penyelenggaran pemerintah ada surat resmi yang dilayangkan, maka tentu harus ada jawaban baik secara tertulis ataupun lisan lewat sebuah mekanisme kelembagaan antara eksekutif dengan legislatif," timpal Babai.

Berikut, tiga rekomendasi yang dilayangkan DPRD Kota Depok ke Pemerintah Kota Depok ihwal polemik SDN Pondok Cina 1 :

  1. Siswa SDN Pondok Cina 1 merasa keberatan bila harus dipecah ke SDN Pondok Cina 3 dan 5. Usul yang diberikan adalah menempatkan murid di satu sekolah saja.
  2. Alasan penolakan pemisahan murid ke SDN Pondok Cina 3 dan 5, adalah telah terbangunnya hubungan emosial yang terjalin antara para orang tua murid, sejak anaknya duduk di bangku kelas 1 hingga kelas 5.
  3. Para orang tua murid tidak mau anaknya belajar secara online (dalam jaringan), karena telah menjalani hal tersebut selama pandemi Covid-19 dua tahun lamanya.
Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved