Antisipasi Virus Corona di DKI

Cegah Covid-19 Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Pemprov DKI Pertimbangkan Perketat Mobilitas Warga

Pemprov DKI tengah menggodok wacana pengetatan aktivitas masyarakat selama libur natal dan tahun baru cegah Covid-19 melonjak.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti saat ditemui di Balai Kota, Selasa (8/3/2022). Pemprov DKI tengah menggodok wacana pengetatan aktivitas masyarakat selama libur natal dan tahun baru cegah Covid-19 melonjak. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI tengah menggodok wacana pengetatan aktivitas masyarakat selama libur natal dan tahun baru.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti terkait langkah antisipasi peningkatan kasus Covid-19 jelang libur panjang di akhir tahun nanti.

Widyastuti menyebut, pengetatan pembatasan aktivitas masyarakat ini akan dibahas dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

"Sesuai dengan tahun-tahun sebelumnya bahwa bagaimana pengaturan menjelang nataru adalah atas kesepakatan musyawarah data di Forkopimda," ucapnya di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (23/11/2022).

Wacana pengetatan mobilitas warga selama libur nataru ini mencuat usai kasus Covid-19 meningkat lagi dalam beberapa pekan terakhir ini.

Baca juga: Tunggu Arahan Kemenkes Soal Vaksin Covid-19 Dosis Ke-4 Bagi Lansia, Dinkes DKI: Semoga Secepatnya 

Meski mayoritas warga yang terinfeksi Covid-19 tak mengalami gejala, namun penambahan kasus baru kini sudah mencapai ribuan per harinya.

"(Covid-19) positif sehari sekitar dua ribu kasus, tetapi sebagian besar bisa isolasi mandiri karena tanpa gejala," ujarnya.

Dinkes DKI pun memprediksi, lonjakan kasus Covid-19 ini akan terus terjadi hingga awal Desember mendatang.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan guna meminimalisir penularan Covid-19.

Bagi masyarakat yang belum mendapat vaksin dosis ketiga atau booster, Widyastuti pun meminta mereka untuk segera mendatangi sentra-sentra vaksinasi terdekat.

"Kami tetap mengimbau protokol kesehatan tetap dijaga, tetap pakai masker. Kemudian pastikan kita sudah terlindungi dengan vaksinasi," kata dia.

 

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

 

 

 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved