Gempa di Cianjur

Perjuangan Ibu Lahiran di Tenda Pengungsi Korban Gempa Cianjur, Panik Saat Janin Sempat Tak Berdetak

Sempat jatuh dan panik, Dewi penuh perjuangan saat proses melahirkan anak keempatnya yang terjadi beberapa jam setelah gempa bumi mengguncang Cianjur.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Youtube Kompas TV
Sempat jatuh dan panik, Dewi penuh perjuangan saat proses melahirkan anak keempatnya yang terjadi beberapa jam setelah gempa bumi mengguncang Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11/2022) lalu. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sempat jatuh dan panik, Dewi penuh perjuangan saat proses melahirkan anak keempatnya yang terjadi beberapa jam setelah gempa bumi mengguncang Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11/2022) lalu.

Dewi adalah warga Kecamatan Cugenang, Cianjur yang melahirkan di tenda pengungsian korban gempa Cianjur.

Bayi yang dilahirkan Dewi ramai diperbincangkan karena diberikan nama oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Buah hati Dewi itu dinamakan Gempita Shalihah Kamil oleh orang nomor satu di Jawa Barat.

Momen tersebut dibagikan Ridwan Kamil melalui unggahan akun Instagram pribadinya @ridwankamil, Selasa.

Baca juga: Korban Gempa Cianjur Dapat Bantuan Dana Kemanusiaan Kompas

"Kebetulan ibunya, Ibu Dewi, meminta saya memberikan nama," tulis Ridwan Kamil di Instagram pribadinya @ridwankamil, Selasa (22/11/2022).

Dalam video yang ia bagikan di Instagram pribadinya tersebut, Kang Emil memberikan nama untuk bayi perempuan itu Gempita Shalihah Kamil.

Dalam videonya yang berdurasi singkat 1,5 menit tersebut, terlihat Kang Emil juga menggendong Gempita.

Bayi itu dinamakan Gempita Shalihah Kamil oleh Kang Emil.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menggendong bayi yang lahir di tenda pengungsian korban gempa Cianjur, Jawa Barat. Bayi itu dinamakan Gempita Shalihah Kamil oleh Kang Emil.

Perjuangan Dewi Lahirkan Gempita

Di balik kelahiran bayinya yang kemudian dinamakan oleh Ridwan Kamil, ada perjuangan begitu besar yang dilakukan Dewi.

Saat gempa mengguncang tempat tinggalnya, Dewi sempat terjatuh.

Dewi yang panik pun langsung memeriksa kandungannya ke puskesmas Cugenang.

Dia semakin panik saat diperiksa bidan, detak jantung janinnya sempat tak ada.

"Pertama ga ada detak jantung, susah dicarinya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved