Cerita Kriminal

Siswa SMA di Penjaringan Dikeroyok Orang Tua Murid dan Teman Sekelas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seorang siswa kelas 12 asal salah satu sekolah di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara lapor polisi terkait kasus pengeroyokan. 

Kolase Foto TribunJakarta
Kolase Foto Ilustrasi Pengeroyokan dan Polisi. Seorang siswa kelas 12 asal salah satu sekolah di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara lapor polisi terkait kasus pengeroyokan.  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Seorang siswa kelas 12 asal salah satu sekolah di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara lapor polisi terkait kasus pengeroyokan

Siswa berinisial NA (17) tersebut melapor ke Polsek Metro Penjaringan setelah diduga dikeroyok oleh teman sekelasnya JD dan ayah JD, JN. 

Ayahanda NA, Benhart mengatakan, pengeroyokan ini terjadi pada Sabtu (18/10/2022) di salah satu restoran di wilayah Penjaringan

Awalnya, pelapor NA dan terlapor JD terlibat adu mulut ketika mengikuti sebuah pesta.

"Mereka teman sekolah, ketemu di pesta, adu mulut. Dipisahin. Setelah adu mulut, anak saya pergi makan sama temen-temennya, yang mukul ini telepon lah ke anak saya," kata Benhard saat dikonfirmasi, Kamis (24/11/2022). 

Setibanya di restoran, NA disambangi terduga pelaku JD yang ternyata datang bersama sang ayah, JN. 

NA yang mengira kedatangan kedua orang tersebut untuk berdamai ternyata salah sangka.

Baca juga: Viral Pemalakan di Jembatan Dua Penjaringan, 3 Pelaku Minta Uang ke Sopir Truk saat Lampu Merah

Korban lalu dikeroyok oleh teman sekelas dan orang tua murid itu hingga mengalami luka memar di kepala. 

"Dikira mau berdamai, karena teman satu kelas, kelas 12. Setelah itu, di tempat makan datang bapaknya si JD, anak saya ditarik keluar," kata Benhart. 

"Ada dipukul juga, di sana anak saya dipegangin sama bapaknya, anaknya mukulin dari belakang, terus juga bapaknya ngedorong anak saya, sempat mukul juga," ungkapnya. 

Akhirnya, didampingi sang ayah, NA pun melaporkan JD dan JN ke Mapolsek Metro Penjaringan dengan dugaan pengeroyokan.

Ilustrasi pengeroyokan
Ilustrasi pengeroyokan (Net)

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Harry Gasgari mengatakan, laporan dari korban sudah diterima. 

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus pengeroyokan tersebut. 

"Laporan sudah kami terima, saat ini sudah ditangani. Sedang kami lakukan penyelidikan," ucap Harry.

Baca artikel lainnya dari TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved