Gempa di Cianjur

Ajakan Ngopi Tukang Parkir Selamatkan Sekuriti Sate Shinta dari Longsor: Saya Masih Diberi Barokah

Sebelum longsor terjadi, HS bersama rekannya MI (46) yang merupakan sekuriti Warung Sate Shinta hendak berangkat ke Arseven.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
Kolase TribunJakarta.com/Google Street
Tukang jaga parkiran di Arseven Coffe Corner, Jalan Cipanas-Puncak Cianjur, Jawa Barat selamat dari longsor besar yang terjadi beberapa saat setelah gempa mengguncang, Senin (21/11/2022). Sementara itu Arseven Coffe Corner tersapu tanah longsor yang mana di dalamnya ada dua karyawan dan beberapa pengunjung. 


TRIBUNJAKARTA.COM - Tukang jaga parkiran di Arseven Coffe Corner, Jalan Cipanas-Puncak Cianjur, Jawa Barat selamat dari longsor besar yang terjadi beberapa saat setelah gempa mengguncang, Senin (21/11/2022).

Sementara itu Arseven Coffe Corner tersapu tanah longsor yang mana di dalamnya ada dua karyawan dan beberapa pengunjung.

Sebelum longsor terjadi, HS bersama rekannya MI (46) yang merupakan sekuriti Warung Sate Shinta hendak berangkat ke Arseven.

Namun sebelum ke Arseven, HS mengajak MI lebih dulu untuk sekedar ngopi di Warung Sate Shinta.

Siapa sangka, ajakannya tersebut berhasil menyelamatkan nyawanya dan MI. Pasalnya tak lama setelah ngopi terjadi bencana gempa dan longsor.

"Tadinya saya mau ke sana (Arseven) sama teman saya yang itu. Tapi kita ke dalem dulu (Warung Sate Shinta), ngopi dulu," katanya ditemui di Jalan Cipanas-Puncak.

HS merasakan goncangan hebat saat tengah asyik menyeruput kopi bareng MI.

Guncangan itu membuat keduanya langsung berlari ke luar menyelamatkan diri.

Baca juga: Sosok Barista Hilang saat Arseven Tersapu Longsor Cianjur Diungkap Jukir: Suka Kasih Kopi Gratis

Namun betapa kagetnya HS dan MI melihat gundukan tanah sudah menutupi jalan Cipanas-Puncak ke jurang di sisi selatannya.

Secepat kilat tanah longsor menyapu kios-kios di tepi jurang, termasuk kafe Arseven yang sudah lenyap dari pandangan HS. 

"Di sebelah Arseven itu ada dua kios, satu warung nasi, satu warung mie, semuanya sudah kebawa tanah longsor,"

Sementara di kafe Arseven tersebut, kata HS, ada rekan kerjanya dua orang dan beberapa pengunjung.

"Saat itu di dalam kafe Arseven ada dua karyawan, satu si Irvan, satu lagi lupa namanya," kata HS.

Area bekas lokasi Arseven Coffee Corner yang lenyap disapu tanah longsor di Jalan Cipanas, Puncak, Cianjur, Jawa Barat.
Area bekas lokasi Arseven Coffee Corner yang lenyap disapu tanah longsor di Jalan Cipanas, Puncak, Cianjur, Jawa Barat. (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Di balik bencana alam dahsyat yang meluluhlantakkan tempat biasa HS mencari nafkah, dirinya bersyukur masih diberikan keselamatan oleh Tuhan. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved