Breaking News:

Cerita Kriminal

Badan Sudah Hancur, Polisi Ungkap Identitas Mayat Misterius yang Terikat di Kali Bayur Tangerang

Kasus penemuan mayat laki-laki di dalam box kontainer plastik di Kali Bayur, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, akhirnya menemukan titik terang.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
Istimewa
Ilustrasi Tewas - Kasus penemuan mayat laki-laki di dalam box kontainer plastik di Kali Bayur, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, akhirnya menemukan titik terang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kasus penemuan mayat laki-laki di dalam box kontainer plastik di Kali Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, akhirnya menemukan titik terang.

Identitas mayat terungkap setelah tiga bulan dalam penyelidikan Kepolisian Polres Metro Tangerang kota, Korban diketahui bernama Asril berusia 32 tahun.

Namun Kapolres Kombes Pol Zain Dwi Nugroho belum mau mengungkapkan informasi lebih banyak terkait identitas korban.

"Korban bernama Asril, untuk warga mananya nanti kita sampaikan secara jelas," ungkap Zain dalam keterangannya, Sabtu (26/11/2022).

Menurut Zain, awal identitas korban terungkap dari saksi yang mengenali ciri-ciri tato mawar di lengan tangannya.

Atas informasi tersebut, pihaknya lalu mencari keluarga korban.

"Jadi keluarganya pun tidak tahu kalau Asril jadi korban pembunuhan. Akhirnya dilakukan dites DNA dengan mengambil sampel dari keluarga kandungnya, hasil tes menyatakan DNA korban dengan kakak dan adiknya identik," ujarnya.

Baca juga: Jumat Mencekam di Tangsel, Sehari Ditemukan 2 Jasad Meninggal Secara Tidak Wajar

Kapolres mengaku pengungkapan identitas korban sulit karena kondisi tubuh korban yang sudah tidak bisa dikenali.

Tangannya sudah hancur dan kepalanya tinggal tengkorak.

Informasi hanya berbekal tato milik korban yang kemudian disebarkan.

Ilustrasi.
Ilustrasi. (Net)

Saat ini, pihaknya telah meningkatkan status dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Karena ada bukti permulaan bahwa telah terjadi tindak pidana pembunuhan.

Polisi pun sudah memeriksa 12 saksi, termasuk dari kedokteran forensik untuk mendapat hasil autopsi dan hasil DNA.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved