Petugas Gabungan Masih Cari Bocah Hanyut di KBT Jatinegara Meski Hari Sudah Gelap

Untuk mendukung upaya pencarian pada malam hari, petugas gabungan menggunakan penerangan tambahan berupa lampu sorot portabel yang diarahkan ke aliran

Penulis: Bima Putra | Editor: Acos aka Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Bima Putra
Petugas gabungan masih berupaya melakukan pencarian terhadap Faris, bocah 10 tahun yang hilang tenggelam di aliran Kanal Banjir Timur (KBT), Jatinegara, Jakarta Timur, pada Minggu (27/11/2022) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Petugas gabungan masih berupaya melakukan pencarian terhadap Faris, bocah 10 tahun yang hilang tenggelam di aliran Kanal Banjir Timur (KBT), Jatinegara, Jakarta Timur, pada Minggu (27/11/2022) malam.

Bocah tersebut dilaporkan hanyut pada pukul 15.20 dan tidak lama kemudian petugas gabungan terjun ke lokasi melakukan pencarian.

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan pencarian dilakukan dari lokasi korban dilaporkan hanyut.

Tepatnya di wilayah RT 06/RW 06, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara di mana korban tenggelam ketika sedang berenang bersama tiga anak lainnya.

"Pencarian dengan radius 20-50 meter dari titik tenggelam," kata Gatot di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (27/11/2022).

Baca juga: Balita Tenggelam di Aliran Kali Tambun saat Ditinggal Ibunya ke Toilet, Dua Hari Baru Ditemukan

Baca juga: Petugas Kebersihan yang Mabuk dan Tercebur ke Kali Akhirnya Ditemukan Meninggal di BKB

Selain personel Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, anggota BPBD DKI Jakarta, PPSU, dibantu warga juga terlibat melakukan pencarian korban.

Sejak pukul 15.30 WIB petugas gabungan sudah melakukan upaya pencarian terutama pada titik yang dimungkinkan korban tersangkut, tapi hingga malam 18.25 WIB upaya belum berhasil.

Untuk mendukung upaya pencarian pada malam hari, petugas gabungan menggunakan penerangan tambahan berupa lampu sorot portabel yang diarahkan ke aliran KBT.

"Pencarian korban masih dilakukan," ujar Gatot.

Baca juga: Warga Terdampak Angin Puting Beliung di Jelambar Diminta Pindah Rumah dan Diberi Uang Kerohiman

Tim medis dari Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Timur juga tampak bersiaga di sekitar lokasi guna membantu memberi penanganan medis ketika korban nantinya ditemukan.

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved