Gempa di Cianjur

Rumah Ambruk, Ade Pun Hancur Lihat Warung Ibu dan Adik Rata dengan Tanah Akibat Longsor Cianjur

Rumah Ade ambruk, ia pun kehilangan adik dan ibunya yang sampai saat ini belum ditemukan karena jadi korban longsor di Jalan Raya Cipanas-Puncak.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Gempa yang mengguncang Cianjur bermagnitudo 5,6 membuat kehidupan Ade (25) seketika berubah. Rumah Ade ambruk, ia pun kehilangan adik dan ibunya yang sampai saat ini belum ditemukan. Adik dan ibu Ade terbawa longsor Jalan Raya Cipanas-Puncak yang terjadi setelah gempa mengguncang. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Gempa yang mengguncang Cianjur bermagnitudo 5,6 membuat kehidupan Ade (25) seketika berubah.

Rumah Ade ambruk, ia pun kehilangan adik dan ibunya yang sampai saat ini belum ditemukan.

Adik dan ibu Ade terbawa longsor Jalan Raya Cipanas-Puncak yang terjadi setelah gempa mengguncang.

Adik, ibu, dan nenek Ade berada di warung kopi pinggir jalan yang letaknya tepat di sebrang bukit yang mengalami longsoran.

Saat gempa mengguncang pada Senin (21/11/2022), Ade tak sedang di warung sang ibu, ia berada di rumah bersama sang istri.

Rumah Ade ambruk karena gempa tersebut. Beruntungnya Ade dan istri diberi keselamatan.

"Rumah saya ambruk, tapi beruntung posisinya ambruknya tembok ke arah luar bukan ke dalam. Kalau ke dalam, saya juga pasti ikut ketiban," kata Ade pada TribunJakarta di lokasi longsor, Senin (28/11/2022).

Sementara di warung kopi tersebut terdapat ibunda, Karmila (50), adiknya, Siti Sakinah (21), dan neneknya, Nining (70).

Satu korban atas Nining telah berhasil ditemukan tim SAR pada pencarian hari keempat.  

Nining pun telah dimakamkan. Kini Ade dang sang ayah, Ahman (50) masih cemas lantaran ibu dan adiknya belum ketemu.

"Kalau nenek sudah ditemuin duluan, sudah dimakamin juga Kamis kemarin," ungkapnya.

Baca juga: Mimpi Ade Ditemui Sang Ibu yang Masih Hilang Tertimbun Longsor di Cianjur: Cuma Senyum Sambil Dadah

Lanjut Ade, ia telah memiliki firasat buruk ketika gempa itu terjadi.

"Rumah saya saja hancur bang, selang dua jam saya langsung kepikir gimana ibu saya di warung," beber Ade.

"Nah selang dua jam itu saya langsung ke sini (lokasi longsor Warung Sate Shinta)," sambungnya lagi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved