Cerita Kriminal

Aksi Maling Kuras Isi 4 Mobil Selama Sebulan di Kecamatan Pinang Tangerang, Terakhir Terekam CCTV

Aksi maling kuras isi empat mobil selama sebulan di Pinang, Tangerang. Terakhir terekam CCTV dan akhirnya tertangkap.

Istimewa
Lokasi PA (22) melancarkan aksinya dengan memecahkan kaca mobil di Jalan Nyiur 1 No. 03 RT 001/009, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Selasa (29/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Seorang maling melancarkan aksinya mencuri isi mobil di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang secara berkali-kali dalam satu bulan.

Modus dari pencuri spesialis mobil yang diparkir adalah pecah kaca dan menggasak barang yang ada di dalamnya.

Adalah PA (22) yang sudah beraksi empat kali selama bulan November 2022 di wilayah hukum Polsek Pinang.

Pelaku pencurian bermodus pecah kaca ini ditangkap usai beraksi di Jalan Nyiur 1 No. 03 RT 001/009, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, PA (22) menggasak laptop merek Apple dari dalam mobil yang sedang parkir di dalam garasi.

Baca juga: Komplotan Maling Motor di Tangerang Ditangkap, Ada yang Hobi Keluar Masuk Penjara

"Kejadiannya pada hari Senin tanggal 28 November 2022, sekira Pukul 14.40 WIB," ujar Zain, Selasa (29/11/2022).

Untungnya, pelaku berhasil ditangkap anggota kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Hak itu karena rekaman kamera CCTV dan keterangan beberapa saksi pelaku dapat di identifikasi.

"Penyelidikan atas bukti petunjuk berupa rekaman CCTV, didapatkan informasi bahwa pelaku bertempat tinggal di daerah Kampung Asem RT 005/005 Kelurahan Semanan, Kalideres, Kota Jakarta Barat," terangnya.

Zain menambahkan, berdasarkan hasil interogasi, iamengaku sudah melakukan sebanyak empat kali pencurian dengan modus yang sama pada bulan November 2022.

"Diakui pelaku semua TKP (tempat kejadian perkara) berada d wilayah hukum Polsek Pinang," sebut Zain.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 KUHPidana, ancaman maksimal tujuh tahun penjara.

 

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved