Kiprah MUI dan Dialog Perdamaian di India
Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis berbicara mengenai perdamaian di India. Ia berdiskusi di India Islamic Cultural Center New Delhi.
KH Cholil Nafis, Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Seharian ini saya di India Islamic Cultural Center, New Delhi, India, berdiskusi dalam seminar untuk umum dan dialog perdamaian antarpemuka agama.
Hadir tokoh-tokoh lintas agama dan masyarakat dalam forum tersebut.
Dalam kesempatan itu kami menyebutkan bahwa agama adalah sumber nilai dan kebaikan.
Agama penuntun hidup untuk bisa hidup berdampingan. Islam senagaimana namanya salam ialah pembawa perdamaian.
Pada kesempatan ini saya sampaikan bahwa akstrimisme bisa terjadi pada agama apapun dan multi faktor.
Baca juga: KH Cholil Nafis Beri Beasiswa di Pesantren Cendekia Amanah Bagi Putra Putri Patriot KRI Nanggala 402
Makanya penyelesaiannya harus multidimensi. Namun dasarnya adalah pemahaman teks-teks agama yang benar dan original.
Dalam internal pemeluk Islam, MUI mengarusutamakan wasathiyatul Islam.
Dasarnya adalah pemahaman agama yang komprehensif dan otentik.
Berikutnya adalah penanaman nilai persaudaraan, yaitu ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariyah.
Sebab pemahaman agama yang parsial dan fanatik akan melahirkan fanatisme buta dan melakukan kekerasan atas nama agama.
Jelas ini bertentangan dengan semua ajaran agama dan harus dilawan oleh pemuka agama dengan memberi pemahaman yang utuh dan benar.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/KH-Cholil-Nafis-di-India-Islamic-Centre.jpg)