Ikuti Instruksi Presiden Jokowi, Dinkes DKI Jakarta Dorong Penggunaan Alat Kesehatan Dalam Negeri

Ikuti instruksi Presiden Jokowi, Dinas Kesehatan DKI terus mendorong penggunaan alat kesehatan dalam negeri di wilayah DKI Jakarta.

TribunJakarta.com/Pebby Adhe Liana
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali dalam perayaan Hari Kesehatan Nasional DKI Jakarta di JCC Senayan, bersama dengan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, dan Ketua Gakeslab Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Kartono Dwidjosewojo, Selasa (29/11/2022). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta terus mendorong penggunaan alat kesehatan dalam negeri di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Hal ini, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan penggunaan alat kesehatan di rumah sakit-rumah sakit dengan kandungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sesuai dengan standar yang diterapkan.

"Kami mengikuti intruksi Presiden, bahwa komponen atau alat kesehatan yang kita pilih, mengandung TKDN berstandar," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti dalam acara Hari Kesehatan Nasional DKI Jakarta, di JCC Senayan, Selasa (29/11/2022).

"Kemudian, turunan regulasi tadi, telah dikeluarkan juga Intruksi Sekretaris Daerah. Itu jadi pegangan kita, dalam rangka pengadaan alat kesehatan di Jakarta," tambahnya.

Meski tak menjabarkan secara rinci jumlah alat kesehatan dalam negeri yang sudah diterapkan di Jakarta, Widyastuti menyebut sejauh ini pihaknya terus berupaya untuk menggencarkan pengadaan produk dalam negeri khususnya di sektor kesehatan.

Baca juga: Buntut Temuan Kasus Polio di Aceh, Dinkes DKI Minta Orangtua Lakukan Imunisasi Anak Lengkap

Hal ini, sejalan dengan pernyataan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali dalam perayaan Hari Kesehatan Nasional DKI Jakarta di JCC Senayan.

Dikatakan, bahwa industri alat-alat kesehatan saat ini sudah hampir mayoritas memiliki kandungan dalam negerinya dominan sebanyak 40 persen ke atas.

"Alhamdulillah juga, banyak industri alat-alat kesehatan yang sekarang ini sudah hampir mayoritasnya kandungan negerinya itu sudah dominan 40 persen ke atas," kata Marullah.

 

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

 

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved