PDIP Anggap Polemik Kampung Susun Bayam Jadi Bom Waktu, PKS Pasang Badan Bela Anies Baswedan

Muhammad Taufik Zoelkifli pasang badan buat eks Gubernur DKI, Anies Baswedan soal polemik Kampung Susun Bayam. PDIP anggap polemik itu bom waktu.

Kolase Foto TribunJakarta
Kolase Foto Anies Baswedan dan warga gusuran JIS. Muhammad Taufik Zoelkifli pasang badan buat eks Gubernur DKI, Anies Baswedan soal polemik Kampung Susun Bayam. PDIP anggap polemik itu bom waktu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci


TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli (MTZ) pasang badan buat eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan soal polemik Kampung Susun Bayam.

Hal ini menanggapi pernyataan politikus PDIP Ida Mahmudah yang menyebut polemik tersebut sebagai bom waktu yang ditinggalkan Gubernur Anies Baswedan.

Ia pun menyebut, kisruh Kampung Susun Bayam ini terjadi antara warga korban gusuran Jakarta International Stadium (JIS) dengan Pemprov DKI, bukan dengan Anies Baswedan.

"Istilah bom waktu itu tidak tepat, karena masalah Kampung Bayam itu adalah antara warga dan pihak Pemda DKI Jakarta," ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (30/11/2022).

"Jadi, antara warga dengan instansi di Pemda, bukan antara warga dengan gubernur sebelumnya," sambungnya.

Baca juga: Soal Polemik Kampung Susun Bayam, PDIP Sebut Bom Waktu yang Ditinggalkan Anies Baswedan

Politikus senior PKS ini pun mengklaim masalah Kampung Bayam ini sudah ditangani dengan baik di era Gubernur Anies Baswedan.

Namun, belakangan muncul kelompok warga yang memaksa untuk menghuni Kampung Susun Bayam.

Padahal, Kampung Susun Bayam masih dalam tahap pemeliharaan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sambil menunggu arahan lebih lanjut dari Pemprov DKI terkait pengelolaan hunian.

Puluhan warga korban penggusuran proyek Jakarta International Stadium (JIS) menggeruduk hunian Kampung Susun Bayam, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (21/11/2022) pagi. Warga menagih kejelasan penempatan hunian rusun sewa yang relah diresmikan Gubernur Anies Baswedan itu kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengembang. 
Puluhan warga korban penggusuran proyek Jakarta International Stadium (JIS) menggeruduk hunian Kampung Susun Bayam, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (21/11/2022) pagi. Warga menagih kejelasan penempatan hunian rusun sewa yang relah diresmikan Gubernur Anies Baswedan itu kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengembang.  (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

"Secara instansional masalah tersebut sudah ditangani secara baik dan prosedural sejak gubernurnya masih pak Anies sampai sekarang di era Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi," ujarnya.

Tak hanya itu, MTZ juga menyebut Anies tak pernah menjanjikan bakal memberikan hunian gratis bagi warga Kampung Susun Bayam.

Ia menyebut, saat itu Anies hanya menjanjikan bakal memberikan hunian layak bagi warga korban gusuran JIS.

"Hunian layak yang dimaksud sudah memenuhi kaidah participatory secara desain. Penanganan sosial di lapangan selalu mengutamakan komunikasi dan diskusi dengan warga, pemerintah kota, Pemprov, serta stakeholder terkait lainnya," tuturnya.

Warga korban gusuran JIS pun disebutnya sudah menerima dana kerahiman sesuai kesepakatan sebagai kompensasi bagi mereka karena bersedia pindah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved