Cerita Kriminal

Penjahit yang Cabuli Bocah di Tambora Baru Tinggal 2 Bulan, Pengakuan Motifnya Bikin Heran

Terhitung belum lama EN (37) tinggal dan menjadi tukang jahit di kawasan Kali Anyar, Tambora, Jakarta Barat.

Ist
Polisi menunjukkan tersangka EN, penyandang tuna rungu yang nekat melakukan pencabulan terhadap anak 7 tahun di kamar mandi umum di kawasan Tambora, Jakarta Barat pada Minggu (13/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBORA - Terhitung belum lama EN (37) tinggal dan menjadi tukang jahit di kawasan Kali Anyar, Tambora, Jakarta Barat.

Namun pria asal Cikalong, Tasikmalaya tersebut sudah menjadi aib di lingkungannya.

Ia berbuat mesum terhadap anak tetangganya sendiri di toilet bersama di lingkungan rumah kontrakan itu.

Akibat perbuatannya, EN pun diringkus aparat Polsek Tambora.

"Baru dua bulan dia di sini. Kerjanya tukang jahit konveksi," kata kerabat korban, Jajat (41) saat ditemui di kediamannya dekat lokasi kejadian, pada Rabu (30/11/2022).

Sang ibu yang mengetahui anaknya diraba-raba oleh EN di kamar mandi murka.

Baca juga: Detik-detik Ibu Tangkap Basah Tukang Jahit Cabuli Anaknya di Kamar Mandi Tambora: Buat Korban Kejer

Keterbatasan fisik EN yang pendengarannya kurang tak membuat ibu korban luluh.

Ia tetap melaporkan EN ke Polsek Tambora untuk diproses.

Sudah Dianggap Anak Sendiri

EN mengaku saat itu hendak memandikan korban.

Bukan sekadar memandikan, ternyata EN nekat melakukan aksi mesum terhadap anak tetangganya itu.

Dari pengakuan EN, dia mau memandikan anak tetangga yang masih berusia 7 tahun itu lantaran dianggap sudah seperti anak sendiri.

Suasana sekitar tempat tersangka tukang jahit berinisial EN (37) melakukan aksi bejat pencabulan terhadap anak 7 tahun di kamar mandi umum kontrakan di kawasan Tambora, Jakarta Barat, Rabu (30/11/2022).
Suasana sekitar tempat tersangka tukang jahit berinisial EN (37) melakukan aksi bejat pencabulan terhadap anak 7 tahun di kamar mandi umum kontrakan di kawasan Tambora, Jakarta Barat, Rabu (30/11/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/Satrio Sarwo Trengginas)

Hal itu tentu mengherankan, mengingat pelaku baru dua bulan tinggal di Tambora.

"Pengakuan si pelaku sih bilang udah nganggep seperti anak sendiri. Makanya dia mau mandiin," kata Jajat.

Namun, ternyata EN malah melakukan perbuatan yang kelewat batas di kamar mandi kontrakan. 

Berdasarkan keterangan polisi, EN diduga melakukan perbuatan cabul terhadap korban.

"EN melakukan cabul terhadap anak dengan cara memandikan korban, yang diduga memegang dan meraba-raba di bagian payudara dan kemaluan," kata Kapolsek Tambora, Kompol Putra Pratama.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved