Rekomendasi Kenaikan UMK 2023 Kota Bekasi 7,09 Persen, Apindo: Bertentangan dengan Hukum

Upah Minimum Kota (UMK) 2023 Kota Bekasi Direkomendasikan naik 7,09 persen, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) merespon negatif.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
IST
Ilustrasi UMK 2023 - Upah Minimum Kota (UMK) 2023 Kota Bekasi Direkomendasikan naik 7,09 persen, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) merespon negatif. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Upah Minimum Kota (UMK) 2023 Kota Bekasi Direkomendasikan naik 7,09 persen, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) merespon negatif terkait keputusan tersebut. 

Ketua Apindo Kota Bekasi Farid Elhakamy mengatakan, rekomendasi kenaikan UMK 2023 merupakan hasil rapat pleno Dewan Pengupahan Kota (Depeko). 

Angka 7,09 keluar berdasarkan formulasi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) nomor 18 tahun 2022, keputusan itu menurut Farid bertentangan dengan hukum. 

"Apindo tetap mengambil posisi berpegang pada PP (peraturan pemerintah) nomor 36 tahun 2021," kata Farid. 

Kedudukan PP 36 Tahun 2021 lebih tinggi dibanding Permenaker nomor 18 Tahun 2022, sehingga APINDO mengajukan uji materil ke Mahkamah Konstitusi (MK). 

"Yang dimaksud dengan pelanggaran hukum itu  Permenaker nomor 18 tahun 2022 itu bertentangan dengan peraturan diatasnya, PP 36 dikeluarkan oleh presiden," ucapnya. 

Pihaknya lanjut Farid, menyerahkan segala kebijakan ke perusahaan masing-masing jika rekomendasi disahkan Gubernur Jawa Barat. 

Baca juga: Penentuan UMK Bekasi 2022 Pakai UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Buruh Tolak Keras: Pemerintah Ngaco

"Tapi itu sifatnya bipartit, antara serikat pekerja di perusahaan dengan pengusaha," kata Farid. 

Selama masih berproses di MK, perusahaan akan membayar upah sesuai PP 36 sampai ada ketetapan hukum. 

"Otomatis kami menunggu keputusan MK dulu, kan sekarang lagi dilakukan uji materil," tegas dia. 

Sebelumnya diberitakan, Depeko Bekasi menetapkan usulan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) 2023 sebesar 7,09 persen.  

Penetapan dilakukan melalui rapat pleno Depeko yang berlangsung di Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bekasi, Selasa (29/11/2022).  

Kepala Disnaker Kota Bekasi Ika Indah Yarti mengatakan, kenaikan dihitung berdasarkan Permenaker omor 18 tahun 2022.  

"Rekomendasi UMK Kota Bekasi tahun 2023 sebesar Rp 5.158.248,20," kata Ika saat dikonfirmasi.  

Kenaikan 7,09 persen dihitung berdasarkan pertumbuhan ekonomi di wilayah setempat sebesar 3,22 persen serta inflasi Jawa Barat 6,12 persen.   

Dari formulasi tersebut, kenaikan upah 2023 di Kota Bekasi direkomendasikan naik sebesar Rp 341.327,03 dibading UMK 2022 Rp 4.816.921,17. 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved