Tahun Depan, Dishub DKI Beli 120 Sepeda Motor Listrik untuk Kendaraan Patroli

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berencana melakukan pengadaan 120 sepeda motor listrik pada 2023 mendatang.

Dionisius Arya Bima Suci/TribunJakarta.com
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Rabu (30/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berencana melakukan pengadaan 120 sepeda motor listrik pada 2023 mendatang.

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, ratusan sepeda motor listrik itu nantinya akan digunakan sebagai kendaraan dinas.

"Kami usulkan sekira 120 unit (sepeda motor listrik), fokusnya ke pengadaan motor listrik roda dua yang kami harapkan bisa dijadikan motor patroli Dishub," ucapnya di Balai Kota, Rabu (30/11/2022).

Menurut rencana, pengadaan sepeda motor listrik ini akan dilakukan pada awal 2023 mendatang.

"Untuk tahun 2023 nanti iya (awal tahun) langsung seratus," ujarnya.

Walau demikian, Syafrin tak merinci anggaran yang dialokasikan untuk pengadaan sepeda motor listrik tersebut.

Dilansir dari Kompas.com, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengusulkan anggaran untuk pengadaan kendaraan dinas listrik dalam rancangan APBD 2023 senilai Rp 119 miliar.

Baca juga: Bike Sharing Warisan Anies Terbengkalai, Dishub DKI Minta Operator Tarik Sepeda Sewa di 33 Titik

Usulan anggaran ini dibahas dalam rapat Komisi B DRPD DKI Jakarta bersama Dishub DKI tentang rancangan APBD DKI tahun anggaran 2023 di Grand Cempaka, Bogor, Jawa Barat, Jumat (11/11/2022).

Syafrin berujar, dalam pos anggaran itu, pengadaan yang dilakukan tak hanya kendaraan dinas listrik.

Namun, ada juga pengadaan mobil derek non-listrik yang termasuk dalam pos enggaran pengadaan kendaraan dinas listrik senilai Rp 119 miliar itu.

"Kami fokus kepada penyelesaian tugas-tugas. Di antaranya adalah penggantian mobil derek yang saat ini usia teknisnya sudah habis, tentu akan digantikan tahun depan," ucap Syafrin ditemui usai rapat di Grand Cempaka, Jumat malam.

Sementara itu, katanya, Dishub DKI bakal melakukan pengadaan 110 unit motor listrik. Pengadaan ini menelan biaya Rp 4,4 miliar dari Rp 119 miliar tersebut.

"Mobil listrik enggak ada, jadi hanya motor listrik," kata Syafrin.

Ia melanjutkan, selain pengadaan motor listrik itu, dari pos anggaran pengadaan kendaraan listrik itu terdapat anggaran untuk perbaikan lampu lalu lintas, mobil crane, dan mobil bertangga.

"Kami juga mengadakan mobil crane untuk perbaikan rambu, lampu lalu lintas, juga ada mobil tangga," ujar dia.

Pos anggaran Rp 119 miliar ini telah disetujui oleh Komisi B DRPD DKI melalui rapat bersama di Grand Cempaka itu.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved