Tangkal Penyebaran Hoaks: Warganet Diharap untuk Bijak, Cerdas, Kritis, dan Inisiator Konten Positif

Data penelitian dari Badan Intelijen Negara atau BIN menyebutkan 60 persen konten yang ada di media sosial di Indonesia adalah informasi hoaks.

Editor: Muji Lestari
(Shutterstock)
Ilustrasi hoaks, hoaxIlustrasi hoaks, hoax 

Oleh Melisa Arisanty dan Gunawan Wiradharma, Dosen Jurusan Komunikasi dan Informasi Universitas Terbuka

TRIBUNJAKARTA.COM - Media sosial menjadi salah satu media yang paling mudah dalam menyebarkan berita hoaks ke banyak orang.

Dengan kemudahan fitur 'bagikan/teruskan pesan' menjadi cara paling instan dan mudah dalam menyebarkan berbagai informasi di jejaring sosialnya.

Terlebih ketika momen-momen pesta demokrasi akan dimulai, berita hoaks akan semakin tinggi penyebarannya di media sosial.

Data penelitian dari Badan Intelijen Negara atau BIN menyebutkan 60 persen konten yang ada di media sosial di Indonesia adalah informasi hoaks.

Hal ini menunjukkan bahwa netizen media sosial sangat rentan terpapar informasi hoaks setiap harinya.

Berbagai data menyebutkan bahwa banyak akibat dari mempercayai dan menyebarkan informasi hoaks.

Mulai dari dampak bagi psikologis, mental, kerugian fisik, material, dan sebagainya.

Bahkan yang terparah, ada yang mengakibatkan meninggal dunia. Ironinya, hoaks tersebut terkadang disebarkan dari orang-orang terdekat yang tidak paham apakah itu informasi hoaks atau bukan.

Tentunya, ancaman hukuman penyebar hoaks ini tidaklah ringan. Berdasarkan pasal 45A ayat (1) UU 19 Tahun 2016, penyebar hoaks dapat diancam hukuman pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak satu miliar rupiah.

Sayangnya, ancaman sanksi berat sekalipun tidak membuat efek jera dan takut warganet untuk tidak mudah menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya.

Warganet masa kini harusnya semakin dewasa dalam menggunakan media sosial.

Solusi jitunya, jadilah warganet yang Bijak, Cerdas, Kritis, dan Inisiator Konten Positif.

Mulai dari diri sendiri dan perlahan mengajak juga orang-orang di sekitar untuk tangkal penyebaran hoaks.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved