Pembangunan Sodetan Ciliwung Ditargetkan Selesai April 2023, Ternyata Hampir Mangkrak di Era Anies

Heru Budi Hartono memastikan, proyek pembuatan sodetan Kali Ciliwung bakal rampung April 2023 mendatang. Ternyata sempat hampir mangkrak.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat meninjau lokasi pembangunan sodetan Kali Ciliwung di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (1/12/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memastikan, proyek pembuatan sodetan Kali Ciliwung bakal rampung April 2023 mendatang.

Hal ini diungkapkan Heru usai meninjau lokasi sodetan Kali Ciliwung yang berada di kawasan Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

"Di sini sudah hampir selesai dan fungsinya paling lambat April (2023). Insyaallah April (proyek pembangunan selesai)," ucapnya saat ditemui di lokasi, Kamis (1/12/2022).

Untuk pembuatan sodetan kali Ciliwung yang lokasinya berada di bawah tanah, progres pengerjaannya kini sudah mencapai 62 persen.

Baca juga: Ketua DPRD DKI Bakal Tinjau Kampung Susun Bayam Bareng Pj Gubernur Heru Budi

Paralel dengan pengerjaan fisik saluran air bawah tanah sepanjang 1,2 kilometer itu, Pemprov DKI ini terus berupaya melakukan sosialisasi terhadap warga.

Pasalnya, warga yang tinggal di kawasan Kebon Nanas terdampak pembuatan sodetan Kali Ciliwung ini.

Mandeknya pembebasan lahan yang terjadi di era Gubernur Anies Baswedan ini pun sempat membuat proyek ini hampir mangkrak.

Namun, kini jajaran Pemprov DKI, mulai dari Wali Kota Jakarta Timur hingga Asisten Pembangunan yang terus gencar melakukan sosialisasi.

"Kami di sini untuk memastikan bahwa selama ini yang terhambat, belum berjalan, kami pastikan sudah bisa berjalan," ujarnya.

Baca juga: Demo Warga Kampung Susun Bayam, Pj Gubernur Heru Budi: Jakpro Nanti Diskusi dengan Masyarakat

Kendala yang terjadi akibat belum adanya pembebasan lahan yang dilakukan di era Gubernur Anies Baswedan ini turut disampaikan Ditjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bob Arthur Lombogia.

"Dalam pembangunan ini, masalah kita ialah soal mengatur lahannya. Tapi berkat bantuan dari Pemda kami sangat dibantu, karena sekarang tinggal tersisa di daerah outlet yang segera dibebaskan," kata dia.

Sebagai informasi, proses pengerjaan fisik sodetan Kali Ciliwung ini sepenuhnya dilakukan oleh Kementerian PUPR.

Pemprov DKI pun hanya diberi tugas untuk menyosialisasikan pembangunan sodetan ini kepada warga untuk keperluan pembebasan lahan.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved