Cerita Kriminal

Pembunuh Keluarga di Magelang: Saat Nyaris Mati Dirawat Sang Ibu, Pas Sehat Racuni Orang Tua & Kakak

Namum, Sukoco tak sampai mengira bahwa saat sudah sembuh Dhio justru tega meracuni orang tua dan kakaknya dengan menggunakan sianida.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Istimewa/tribun Jogja
Saat nyaris mati pada tahun 2019 silam, Dhio (22) pembunuh keluarganya di Magelang, Jawa Tengah dirawat oleh sang ibu. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Saat nyaris mati pada tahun 2019 silam, Dhio (22) pembunuh keluarganya di Magelang, Jawa Tengah dirawat oleh sang ibu.

Masa lalu Dhio diungkap oleh sang paman, Sukoco.

Dhio adalah anak bungsu dari pasangan Abbas Ashar (58) dan Heri Riyani (54).

Kata Sukoco, Dhio pernah mengalami kecelakaan pada tahun 2019 silam yang membuatnya dirawat di RS Dr Sardjito, Yogyakarta.

"2019 dia kan kecelakaan kemudian dirawat di RS Sardjito.

Baca juga: Terungkap Sosok Pelaku yang Racuni Ayah Ibu dan Kakaknya di Magelang, Ternyata Juga Beban Keluarga

Ibunya yagg merawat kalau bapaknya kan jauh kerja di luar kota," kata Sukoco dilansir dari Youtube TV One News, Rabu (30/11/2022).

Sukoco mengatakan bahwa sebenarya Dhio adalah anak yang baik.

"Sebenarnya baik anak itu, termasuk cerdas, disiplin juga tapi saya sendiri tidak tahu ko sampai terjadi kasus seperti," kata Sukoco.

Paman pelaku, Sukoco membeberkan masa lalu pelaku pembunuhan satu keluarga di Magelang, Jawa Tengah.
Paman pelaku, Sukoco membeberkan masa lalu pelaku pembunuhan satu keluarga di Magelang, Jawa Tengah. (Youtube TV One News)

Namun, Sukoco mengakui bahwa Dhio memang begitu dimanja selama ini.

Dia menilai perilaku Dhio semakin terlihat berubah sejak dia mengalami kecelakaan pada tahun 2019 silam.

"Mungkin dari sikap terlalu sayang ibunya ini setelah dia sembuh merubah karakter dan perilaku pelaku," ujar Sukoco.

Sepengetahuannya, sejak alami kecelakaan, Dhio menjadi lebih suka meminta uang untuk keperluan yang tidak perlu.

Sukoco juga menyebut bahwa Dhio berbohong soal pekerjaannya yang mengaku menjadi pegawai PT KAI.

"Sering pergi ngakunya kesana-sini, minta duit orangtua, minjam mobil," kata Sukoco.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved