Anak Kombes Aniaya Remaja di PTIK

Polisi Kantongi Hasil Visum Remaja Diduga Dianiaya Anak Kombes di PTIK, Satu CCTV di TKP Disita

Nurma juga menyebut penyidik telah mengamankan satu rekaman CCTV dari tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penganiayaan yang dilakukan anak kombes ini

Kolase TribunJakarta.com/Ist
Ilustrasi penganiayaan - Seorang remaja berinisial FB (16) diduga jadi korban penganiayaan dari remaja lain berinisial RC (19) yang mengaku anak kombes (komisaris besar) di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Sabtu, 12 November 2022. Ibu korban telah membuat laporan kepolisian ke Polres Metro Jakarta Selatan dan sejauh ini penyelidikan kasus tersebut sebatas pemeriksaan saksi, hasil visum dan rekaman CCTV. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan telah mengantongi hasil visum remaja berinisial FB (16) yang diduga menjadi korban penganiayaan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Adapun korban diduga dianiaya oleh remaja berinisial RC (19) yang mengaku sebagai anak perwira menengah Polri berpangkat Kombes.

"(Hasil visum) sudah di penyidik, kayaknya kemarin atau hari apa gitu," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi saat dikonfirmasi, Kamis (1/12/2022).

Namun, hingga kini Nurma mengaku tidak mengetahui hasil visum secara umum dari FB.

"Saya kan Kasi Humas, bukan dokter, bukan ahli," ujar dia.

Nurma juga menyebut penyidik telah mengamankan satu rekaman CCTV dari tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penganiayaan yang dilakukan anak kombes ini.

"Kalau yang disita cuma satu saja sih. Pokoknya, kalau yang CCTV itu ada orangnya yang di situ juga, tapi kalau soal keributannya saya enggak lihat," ujar dia.

Baca juga: Ancaman Anak Kombes ke Korban Seusai Menganiaya: Oke Gue Maafin Kali Ini, Tapi Ntar Gua Abisin Lo

Diberitakan, ibu korban, Yusna, menyebut anaknya dianiaya karena dituduh menyembunyikan topi.

"Tiba-tiba anak saya pulang ke rumah terus dia lapor kalau dia dipukul sama salah satu anak petinggi polisi. Tempat kejadiannya itu di PTIK," kata Yusna di Polda Metro Jaya, Selasa (15/11/2022).

Yusna menyebut anaknya dan pelaku memang tengah mengikuti bimbel untuk calon pendaftar taruna Akademi Kepolisian (Akpol) di PTIK.

Yusna, ibunda korban penganiayaan berinisial MFB (16) di PTIK Jakarta Selatan saat mendatangi Polda Metro Jaya, Selasa (15/11/2022).
Yusna, ibunda korban penganiayaan berinisial MFB (16) di PTIK Jakarta Selatan saat mendatangi Polda Metro Jaya, Selasa (15/11/2022). (Kompas.com/Tria Sutrisna)

Saat itu, Yusna menyebut anaknya dipukuli di lapangan dan parkiran PTIK, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu, 12 November 2022.

Sebagaimana pengakuan korban, Yusna menyebut pelaku melakukan penganiayaan terhadap anaknya di depan pelatih.

"Yang paling bikin saya miris itu pelatihnya itu tahu kalau anak saya sudah dibuat bonyok sama anak ini dan dia lihat sendiri kalau anak saya sudah dipukul sama anak itu," ujarnya.

Yusna menyebut akibat pemukulan itu anaknya mengalami sejumlah luka memar di beberapa bagian tubuhnya, bahkan mengalami trauma.

Pengakuan anaknya, pelaku merupakan seorang anak anggota Polri berpangkat Komisaris Besar (Kombes) yang menjabat sebagai Inspektur Pengawas Daearh (Irwasda) di salah satu polda.

Baca juga: Polisi Segera Tetapkan Pelaku Tabrak Lari Anak Anggota DPRD Kota Bekasi Sebagai Tersangka

Yusna Murka Putranya Bonyok Dianiaya Anak Kombes di PTIK, Laporan Tak Diproses Cuma Dianggap Candaan

Terduga pelaku, lanjut Yusna, juga kerap mencatut nama orang tuanya saat terlibat masalah.

"Dia (anak saya) bilang, dia (RC) anak Kombes bu, pelatih aja takut sama dia. Karena di mana-mana dia bikin masalah selalu bawa bawa nama anak Kombes," ucap Yusna.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved