Viral di Media Sosial

Akhir Kisah Anak yang Laporkan Ibu ke Polisi Karena Dimarahi Pacaran Kelewat Batas, Pilih Berdamai

Terkuak akhir kisah anak SMP di Palembang yang melaporkan ibu kandung ke polisi gara-gara dimarahi karena ketahuan pacaran kelewat batas.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
Tangkapan layar di Instagram
Anak SMP di Palembang yang melaporkan ibunya ke polisi gara-gara dimarahi karena ketahuan pacaran berlebihan. Akhirnya memilih berdamai. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Terkuak akhir kisah anak SMP di Palembang yang melaporkan ibu kandung ke polisi gara-gara dimarahi karena ketahuan pacaran kelewat batas.

Ibu dan anak tersebut memilih untuk berdamai setelah kisah mereka viral di media sosial.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhamad Ngajib menjelaskan permasalahan ibu dan anak itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

TONTON JUGA

"Kita sudah selesaikan secara kekeluargaan, saat ini sudah selesai permasalahannya," ucap Kombes Mokhamad Ngajib dikutip TribunJakarta dari video yang diunggah akun Instagram LambeTurah.

"Saat ini sudah kembali mereka dalam satu keluarga," imbuhnya.

Kombes Mokhamad Ngajib mengatakan anak SMP itu juga dalam keadaan sehat.

Baca juga: Bocah SD Dibakar 3 Anak SMP dengan Hand Sanitizer, Tak Ada yang Menolong saat Kakinya Berkobar Api

"Dalam keadaan sehat semua," kata Mokhamad Ngajib.

Kombes Mokhamad Ngajib menjelaskan mulanya anak SMP tersebut mengaku menjadi korban penganiayaan sang ibu.

"Kalau dari laporannya penganiayaan kita sudah mediasi dan selesai,"tambahnya.


Chat Mesra dengan Pacar Bikin Ibu Emosi

Viral di sosial media, seorang ibu curhat pilu tentang perlakuan anaknya.

Dalam keluh kesahnya, sang ibu memposting bukti chat anak perempuannya yang dinilai sangat tidak pantas.

Apalagi anak perempuan yang baru berusia 12 tahun tersebut mengirim pesan itu untuk sang pacar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved