Cerita Kriminal

Imam Masjid di Bekasi Diserang saat Pimpin Salat, Polisi: Pelaku Diduga Depresi

Kapolsek Pondok Gede Kompol Herman Edco Wijaya Simbolon mengatakan, pelaku penyerangan terhadap imam salat ini berinisial SK dan berusia 70 tahun.

Ist
Tangkap layar rekaman CCTV aksi makmum melakukan penyerangan imam salat magrib berjemaah di Masjid Ar Rahman RT 04 RW 07, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Kamis (1/12/2022). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK GEDE - Makmum pelaku penyerangan imam saat salat berjemaah di Masjid Ar Rahman, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, diduga depresi.

Meski begitu, polisi sejauh ini masih melakukan pendalaman dugaan tersebut. 

Kapolsek Pondok Gede Kompol Herman Edco Wijaya Simbolon mengatakan, pelaku penyerangan terhadap imam salat ini berinisial SK dan berusia 70 tahun. 

"Motif sementara dari keterangan saksi ada gangguan depresi yang dialami oleh pelaku, tapi kami akan mendalami," kata Herman, Jumat (2/12/2022). 

Dia menjelaskan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut baik terhadap korban maupun pelaku. 

"Kita akan pertemukan (korban dengan pelaku), kita akan lakukan pemeriksaan dan nanti setelahnya baru bisa kami mendapatkan kesimpulan," jelasnya. 

Baca juga: Viral Imam Diserang Makmum Saat Salat Magrib di Masjid Wilayah Bekasi: Dipukul Usai Baca Alfatihah

Sebelumnya diberitakan, imam salat berjemaah diserang makmumnya sendiri di Masjid Ara Rahman RT 04 RW 07, Jatiwaringin Pondok Gede, Kota Bekasi

Video rekaman CCTV beredar di media sosial, pelaku awalnya berbaur dengan jemaah lain untuk mengikuti salat magrib. 

Imam salat berjemaah diserang makmumnya sendiri di Masjid Ar Rahman RT 04 RW 07, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi. 
Imam salat berjemaah diserang makmumnya sendiri di Masjid Ar Rahman RT 04 RW 07, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi.  (istimewa)

Pelaku mengenakan kemeja batik cokelat, berdiri di barisan paling depan tepat di belakang imam salat magrib. 

Baru selesai membaca surat Al-Fatihah, pelaku tiba-tiba menyerang imam salat dengan cara mendorongnya hingga membentur dinding. 

Dia juga terlihat mengayunkan pukulan satu kali ke arah imam salat, jemaah lain yang melihat kejadian tersebut langsung bereaksi. 

Pelaku dipegangi dan langsung dikerubungi, salat magrib berjemaah seketika terhenti akibat insiden tersebut. 

Usai kejadian, polisi telah memanggil kedua belah pihak dari korban berinisial S (51) dan pelaku untuk datang ke polsek. 

"Kami buat laporan polisi yang kemudian jalan ditempuh dengan jalan mediasi," terangnya. 

Baca juga: Jumat Horor di Taman Sari, Bocah Pulang Les Syok Diteror Waria saat Berpapasan

Keluarga pelaku juga sudah beritikad baik, mereka mendatangi masjid dan bertemu pengurus setempat tetapi belum sempat bersua dengan korban. 

"Jadi, mereka berdua belum sempat ketemu, tapi permohonan pelaku sudah diwakili oleh para pengurus masjid di sana," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved