Beda dengan Gempa Cianjur, Kepala BMKG Ungkap Alasan Gempa Garut Terasa Sampai Jawa Timur

Gempa Garut yang terjadi pada Sabtu petang (3/12/2022) berbeda dengan gempa Cianjur yang terjadi pada Senin (21/11/2022).

ISTIMEWA
Ilustrasi gempa - Gempa Garut yang terjadi pada Sabtu petang (3/12/2022) berbeda dengan gempa Cianjur yang terjadi pada Senin (21/11/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Gempa Garut yang terjadi pada Sabtu petang (3/12/2022) berbeda dengan gempa Cianjur yang terjadi pada Senin (21/11/2022) lalu.

Setidaknya berdasarkan daya guncangannya yang dirasakan sampai ke Jawa Timur.

Hal itu diungkapkan Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, saat berbicara di Breaking News Kompas TV.

"Ini dirasakan baik Jawa Barat hingga Jawa Tengah."

"Trenggalek, bahkan sampai Jawa Timur ini, masih dirasakan sampai intensitas II MMI," kata Dwikorita.

 Sedangkan gempa Cianjur hanya terasa di wilayah Jawa Barat dan Jabodetabek.

Dwikorita menjelaskan, yang menyebabkan luasnya guncangan gempa Garut karena besarnuya kekuatan magnitudo yang mencapai 6,4.

Baca juga: Gempa Garut Terasa Sampai Cianjur, Warga Cugenang Panik Berlarian Keluar Rumah

Sedangkan gempa Garut berkekuatan magnitudo 5,6.

Selain magnitudo, Dwikorita menyebut kedalaman dan pusat gempa Garut yang mengakibatkan guncangannya begitu luas.

Pusat gempa Garut berada di kerak atau lempeng samudera.

"Karena ini selain magnitudonya cukup tinggi, juga pusat gempa yang ada berada kedalaman 118 kilometer, itu tepatnya berada di dalam kerak Samudera," kata Dwikorita.

Sedangkan gempa Garut berpusat di sesar atau patahan Cimandiri.

Tangkapan gambar laman BMKG terkait gempa Garut, Sabtu (3/12/2022).
Tangkapan gambar laman BMKG terkait gempa Garut, Sabtu (3/12/2022). (Istimewa)

Sebelumnya diberitakan, gempa terjadi di kawasan Kabupaten Garut, Sabtu (3/12/2022) sekira pukul 16.49 WIB.

BMKG menyatakan, kekuatan gempa mencapai kekuatan magnitudo 6,4.

Titik gempa berada di 52 kilometer barat daya Kabupaten Garut.

BMKG memastikan gempa Garut tidak berpotensi tsunami.

Namun, BMKG memberi peringatan untuk paspada gempa susulan.

"Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi," tulis BMKG di laman resminya.

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved