Pilpres 2024
Kantor NasDem Aceh Dilempari Telur Busuk Jelang Anies Datang, Ini Reaksi Anak Buah Paloh & Demokrat
Herzaky menegaskan perbedaan pandangan dan pilihan harusnya dibalas dengan adu argumen, bukan malah melemparkan telur busuk.
Penulis: Abdul Qodir | Editor: Acos Abdul Qodir
TRIBUNJAKARTA.COM - Safari politik bakal calon presiden usungan Partai NasDem, Anies Baswedan, ke Aceh diwarnai insiden pelempatan telur busuk dan kaus kaki busuk ke kantor DPW Partai Nasdem Aceh di kawasan Desa Pango, Kota Banda Aceh, Sabtu (3/12/2022).
Insiden itu terjadi jelang acara jalan sehat dan silaturahmi Anies Baswedan dengan masyarakat Aceh di Lapangan Pangoe Raya.
Pelemparan itu pertama kali diketahui oleh petugas keamanan kantor Nasdem Aceh.
"Tadi subuh ada kejadian yang tidak mengenakkan. Kantor Nasdem mendapat teror pelemparan telur dan kaus kaki busuk oleh orang tak bertanggung jawab," kata Ketua DPW Partai Nasdem Aceh, Teuku Taufiqulhadi kepada wartawan, Sabtu (3/12/2022).
Dia mengaku tidak mengetahui pelaku teror pelemparan telur dan kaus kaki busuk itu.
Namun menurutnya, tindakan itu sangat tidak terpuji dan di luar batas kewajaran.
“Di lapangan ini dan kantor NasDem Aceh tadi malam dilempar telur busuk,” ujarnya kepada masyarakat yang hadir di Lapangan Sepak Bola Pango Raya dikutip dari Serambinews.com.
Baca juga: Safari Politik Anies Baswedan di Aceh Diwarnai Teror Pelemparan Telur Busuk, Relawan Siap Melawan
Adanya insiden tersebut, Taufiq pun bertanya kepada masyarakat yang hadir apakah perlu untuk membalas tindakan orang tak dikenal itu.
“Apakah kita lawan pembenci Anies?” tanyanya.
“Lawan!” teriak masyarakat yang hadir.

Pada orasi tersebut, Taufiq pun mengamini teriakan masyarakat itu untuk melawan.
Lebih lanjut, Taufiq mengatakan modal dukungan besar rakyat Aceh membuat Anies dapat mengunjungi Aceh untuk bersafari politik sebagai capres.
“Permusuhan itu dilakukan di mana-mana. Tapi dengan dukungan kita itulah modal Anies. Biar Anies lebih bersemangat melawan orang-orang yang tidak setuju membangun lebih baik yang tidak ingin orang baik membangun bangsa,” jelasnya.
Menurut Taufiq, hal itu merupakan tindakan di luar batas kewajaran dalam berpolitik.
Dan tindakan itu tidak seharusnya terjadi dalam berpolitik. Ia pun meyakini pelaku bukan orang Aceh.
"Tindakan pembenci Anies dan NasDem ini sudah di luar batas kewajaran akal sehat semua orang Aceh. Karena tindakan seperti itu, dalam kegiatan politik Aceh, belum pernah terjadi," ujar Taufiq.
Walau ada insiden tersebut, dia mengatakan acara Anies Baswedan tetap berjalan lancar dan meriah.
"Penjegalan dan teror yang dilakukan oleh pembenci Anies dan Nasdem tidak berhasil. Malah justru dengan demikian dukungan masyarakat Aceh kepada Anies makin besar dan juga kepada Nasdem juga bertambah besar, " ujarnya.
Reaksi petinggi NasDem
Insiden pelemparan telur busuk dan kaus kaki busuk ke kantor DPW NasDem Aceh mengundang reaksi petinggi partai politik besutan ketua umum Surya Paloh.
Baca juga: Kepala Daerah Disebut Jadi Kunci Perolehan Suara Capres pada Pilpres 2024
Namun, insiden tersebut ditanggapi santai, seperti disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali
“Memang kemudian kalau itu diterjemahkan sebagai suatu teror masyarakat juga tidak terpengaruh apa-apa kan,” ujar Ali kepada Kompas.com, Sabtu (3/11/2022) malam.
Ali pun tak mau berpikir bahwa pelemparan telur busuk ada hubungannya dengan pencabutan izin Taman Ratu (Sultanah) Safiatuddin yang akan dipakai menjadi tempat kegiatan safari Anies.
Menurutnya, Nasdem tak mau berasumsi negatif pada pihak tertentu.
“Kegiatannya lancar, Anies disambut dengan baik, penuh suka ria, jadi kenapa kita harus terjebak dengan persoalan-persoalan seperti itu,” ungkapnya.

Terakhir, Ali meminta semua pihak untuk menjaga keamanan jelang tahun politik.
Ia tak menampik atmosfer politik bakal meningkat dan mesti kesadaran semua pihak untuk menjaganya agar tak terjadi perpecahan di masyarakat.
“Tapi sekali lagi peristiwa di Aceh, itu peristiwa yang biasa saja bagi Nasdem kita anggap itu pekerjaan orang yang tidak waras,” pungkasnya.
Reaksi Demokrat
Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan perbuatan oknum tak bertanggungjawab tersebut sangat memalukan.
Herzaky menegaskan perbedaan pandangan dan pilihan harusnya dibalas dengan adu argumen, bukan malah melemparkan telur busuk.
"Memalukan. Perbedaan pandangan dan pilihan dalam demokrasi harusnya disikapi dengan adu argumen dan saling lempar pendapat, bukan adu jotos, ataupun lempar telur busuk," kata Herzaky di Twitternya, Sabtu.
Baca juga: Elektabilitas Anies Baswedan Beda Tipis dengan Ganjar Pranowo, Pengamat Beberkan Penyebabnya
Herzaky menyebut aksi tak terpuji tersebut tak mungkin diproses aparat sebab Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak netral.
"Mau mengadukan perilaku ini ke aparat pun mungkin tak bermanfaat karena presiden sudah tak netral," ujarnya.
Baca artikel TribunJakarta.com lainnya di Google News
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Safari Politik di Aceh, Anies Diteror dengan Dilempari Telur Busuk oleh OTK dan di Kompas.com "Tanggapi Santai Pelemparan Telur Busuk di Kantor DPW Aceh, Nasdem: Anies Tetap Disambut dengan Baik"