Cerita Kriminal

Ditangkap saat Live Tawuran di Jatinegara, 20 Remaja Mewek Dijemput Orang Tua di Kantor Polisi

Dalam aksinya, mayoritas pelaku yang masih berstatus anak itu mempertontonkan senjata tajam mereka melalui siaran live Instagram untuk memprovokasi mu

Penulis: Bima Putra | Editor: Acos aka Abdul Qodir
Ist
Sejumlah remaja pelaku tawuran menangis saat dijemput orang tuanya di Mapolsek Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (5/12/2022). Sebelumnya, 20 remaja ditangkap polisi saat hendak melakukan tawuran sambil live di media sosial Instagram di Jalan DI Panjaitan dan Jalan Otista Raya  Jakarta Timur pada Minggu dini hari.  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Sebanyak 20 remaja yang hendak melakukan tawuran di wilayah Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, dickok polisi pada Minggu (4/12/2022) dini hari.

Mereka diamankan di dua lokasi, yakni di Jalan DI Panjaitan dan Jalan Otista Raya oleh jajaran Polsek Jatinegara serta Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur.

Kapolsek Jatinegara Kompol Entong Raharja mengatakan para pelaku diamankan ketika konvoi menggunakan sepeda motor mereka sembari melakukan live Instagram.

"Mereka mobile sambil memainkan IG-nya, apabila (live) IG bersambut di situlah lawannya (musuh tawuran). Kita amankan di dua lokasi berbeda," kata Entong di Jakarta Timur, Senin (5/12/2022).

Dalam aksinya, mayoritas pelaku yang masih berstatus anak itu mempertontonkan senjata tajam mereka melalui siaran live Instagram untuk memprovokasi musuh.

Baca juga: Dangdut Hajatan Berujung Tawuran, Kapolres Bekasi: Setop Miras

Bila sudah mendapat musuh mereka akan membuat janji di lokasi yang disepakati untuk melakukan tawuran, motifnya hanya guna menunjukkan kelompok mereka di media sosial.

"Untuk sajam (senjata tajam) yang kita amankan dua jenis celurit. Mereka melakukan hal tersebut berdasarkan ajakan solidaritas bersama teman-temannya ini sifatnya spontan," ujarnya.

Setelah diamankan di Mapolsek Jatinegara, 20 remaja dari dua kelompok berbeda tersebut diberikan pembinaan agar tidak mengulangi ulah serupa dan diserahkan ke orang tuanya.

Entong menuturkan pihaknya meminta para orang tua dari remaja tersebut datang untuk membantu memberikan pembinaan, serta pengawasan agar para pelaku tidak kembali berulah.

Para pelaku tawuran tersebut tampak menangis memohon maaf ketika dipertemukan dengan masing-masing orang tuanya di Mapolsek Jatinegara pada Senin (5/12/2022) siang.

Baca juga: Seorang Pemuda jadi Korban Penusukan Misterius saat Nongkrong di Tepi Danau Bekasi 

Mereka tampak bersimpuh di hadapan masing-masing orang tuanya sembari mengaku menyesali ulahnya, serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa atau tindak pidana lain.

"Untuk teknis pemulangan tentunya dalam hal ini pihak kepolisian melakukan upaya-upaya humanis terhadap anak di bawah umur, terkait dengan perilaku yang menyimpang," tutur Entong.

 

 

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved