Pecah di Era Anies Baswedan, Kini Bamus Betawi Disatukan Pj Gubernur Heru Budi

Dalam audiensi tersebut, Heru juga mengingatkan agar Bamus Betawi selalu menjaga keakraban, ketenteraman, serta keguyuban orang Betawi di Jakarta.

Ist
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono bersama pengurus Bamus Betawi dan Bamus Betawi 1982 melakukan salam kompak usai audiensi Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (6/12). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sempat pecah di era Gubernur Anies Baswedan, dua organisasi kemasyarakatan Betawi yakni Bamus Betawi dan Bamus Betawi 1982, kini bakal menyatu kembali.

Keputusan ini diambil usai perwakilan Bamus Betawi dan Bamus Betawi 1982 melakukan audiensi dengan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (6/12/2022).

Dalam audiensi tersebut, Heru juga mengingatkan agar Bamus Betawi selalu menjaga keakraban, ketenteraman, serta keguyuban orang Betawi di Jakarta.

"Saya harap silaturahmi ini bukan hanya formalitas saja. Namun, juga sebagai jati diri kita yang harus menjaga keakraban," ucapnya, Selasa (6/12/2022).

"Kami ingin saling menjaga Kota Jakarta yang harmonis, saling mengerti satu sama lain, serta mengutamakan musyawarah dalam setiap mengambil keputusan. Mari kita pertahankan Jakarta yang harmonis," sambungnya.

Baca juga: Tak Jadi Dipangkas DPRD, Bamus Betawi Kubu Haji Lulung Bakal Dapat Hibah Rp3 M dari Anies

Sementara itu, Ketua Bamus Betawi 1982 Zainuddin atau yang akrab disapa Haji Oding mengatakan, kedua ormas Betawi ini bakal bersatu dan mengubah namanya menjadi Majelis Amanah Masyarakat Betawi.

Menurut rencana, deklarasi Majelis Amanah Masyarakat Betawi ini akan dilakukan akhir Desember mendatang.

"Insya Allah tanggal 22 Desember 2022 deklarasi Majelis Amanah Masyarakat Betawi akan digelar di Balai Kota," ujarnya.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menerima audiensi pengurus Bamus Betawi dan Bamus Betawi 1982 di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (6/12).
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menerima audiensi pengurus Bamus Betawi dan Bamus Betawi 1982 di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (6/12). (Ist)

Baik Bamus Betawi maupun Bamus Betawi 1982 pun sepakat menunjuk Marullah Matali sebagai pimlinan baru Majelis Amanah Masyarakat Betawi.

"Alhamdulillah, pak Pj Gubernur DKI juga berharap terjalin kerja sama dalam harmoni yang positif dan membangun kota Jakarta. Hal ini akan meningkat dan melestarikan kebudayaan Betawi," tuturnya.

Sebagai informasi, dualisme Bamus Betawi terjadi sejak 2018 lalu saat Musyawarah Besar (Mubes) yang dilaksanakan di Hotel Twin Plaza, Jakarta Barat.

Saat pemilihan Ketua Bamus Betawi, mendadak Haji Oding cs memutuskan melakukan walk out.

Walau demikian, proses pemilihan tetap berlangsung hingga terpilihlah Abraham Lunggana alias Haji Lulung sebagai pemimpin Bamus Betawi.

Baca juga: Copot Sekda Marullah, Heru Budi Dinilai Ugal-ugalan Pimpin Jakarta: Orangnya Anies Disikat Habis

Keputusan Bamus Betawi yang mengangkat Lulung sebagai ketua pun tak bisa diterima oleh Haji Oding.

Akhirnya, Haji Oding membuat Bamus Betawi tandingan yang kemudian diberi tambahan embel-embel tahun '1982' untuk membedakannya dengan organisasi besutan Haji Lulung.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved