Cerita Kriminal

Balita Tewas Dibanting Pacar Ibu, Ayah Korban Marah Anaknya Dititip ke Orang Lain: Saya Masih Hidup

Ayah kandung korban menyayangkan mengapa mantan istrinya malah menitipkan GMM ke orang lain, padahal ada dirinya.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
TribunJakarta/ Annas
Seorang pria berinisial FP (25) meradang mengetahui anaknya berinisial GMM (2) tewas saat dititipkan ke pacar mantan istrinya alias ibu korban berinisial Y. FP menyayangkan mengapa mantan istrinya malah menitipkan GMM ke orang lain, padahal ada ayah kandungnya. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang pria berinisial FP (25) meradang tahu anaknya inisial GMM (2) tewas saat dititipkan mantan istri ke pacarnya inisial Y.

FP menyayangkan mengapa mantan istrinya malah menitipkan GMM ke orang lain, padahal ada ayah kandungnya.

Saat ini, FP memutuskan untuk melaporkan mantan istrinya tersebut ke polisi lantaran dugaan kelalaian.

"Betul (kedatangan ke Polres Jakarata Selatan) karena saya ingin melaporkan (mantan istri) soal kelalaian ini," ujar FP saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa.

Putri FP tewas dianiaya Y di Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan pada, Selasa (6/12/2022).

Penganiayaan itu dilakukan gara-gara Y kesal korban buang air besar alias BAB berceceran.

Korban dibanting pelaku hingga menyebabkan luka benturan di kepalanya kemudian meninggal dunia.

Diketahui FP sudah berpisah dengan mantan istrinya pada tahun 2020 lalu. Kala itu, bocah malang tersebut masih bayi tepatnya berusia 4 bulan.

FP curhat tak diizinkan bertemu dengan anaknya tersebut semenjak pisah.

Bahkan kata FP dirinya dipersulit untuk bertemu dengan putri cantiknya tersebut.

"Hak asuhnya karena ini dipegang istri, tapi kan saya kan bapaknya. Saya tak pernah diizinkan untuk dikasih ketemu. Selama ini dilarang, dihalang-halangi," kata FP.

"Karena dia (SS) katanya sanggup menafkahi 'biar gua aja yang menafkahi'," sambung FP.

Baca juga: Lunglai Tubuh Balita Nahas Digendong Pembunuhnya Sendiri di Kalibata City, Rekaman CCTV Beredar

Mantan istri FP yang berinisial SS ini tengah bekerja saat peristiwa sadis merenggut nyawa anaknya.

SS menitipkan anaknya kepada sang kekasih lantaran dirinya harus bekerja.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved