Kurung Balita Demi Bertemu Pacar, ART di Bekasi Kabur dari Rumah Majikan

Fina Lis menceritakan pengalaman pahit saat balitanya berusia empat tahun dikurung dalam rumah oleh ART di Babelan. Sang ART kabur bersama pacarnya,

Istimewa
Tangkapan layar CCTV kejadian balita dikurung dalam rumah ditinggal kabur ART. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BABELAN - Seorang ibu bernama Fina Lis menceritakan pengalaman pahit saat balitanya berusia empat tahun dikurung dalam rumah oleh asiten rumah tangga (ART).

Peristiwa terjadi di Perumahan Vila Gading Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin (21/11/2022) silam.

Fina sehari-hari bekerja, anak yang masih balita dititipkan ART berinisial NS (20). Kejadian ini terungkap saat dia mengecek CCTV rumah melalui ponsel pintarnya.

"Aku mundurin rekamannya, ternyata mbaknya kabur," kata Fina saat dikonfirmasi, Kamis (8/12/2022).

Dari kantornya yang terletak Rawamangun, Jakarta Timur, Fina menyaksikan anaknya dikurung dalam rumah sendirian.

Baca juga: Balita Tewas Dibanting Pacar Ibu, Ayah Korban Marah Anaknya Dititip ke Orang Lain: Saya Masih Hidup

Balita berusia empat tahun itu terlihat kebingungan, sebab tidak ada orang satupun di dalam rumah sementara pintu terkunci.

"Karena kunci dibawa kabur juga, waktu itu saya cek CCTV jam 15.30 WIB, sementara mbaknya udah keluar rumah dari jam 14.30 WIB," jelas dia.

Fina yang panik melihat anaknya dari layar ponsel segera menghubungi tetangga terdekat, dia meminta agar pintu rumah didobrak untuk mengevakuasi sang buah hati.

Tangkapan layar CCTV kejadian balita dikurung dalam rumah ditinggal kabur ART.
Tangkapan layar CCTV kejadian balita dikurung dalam rumah ditinggal kabur ART. (Istimewa)

Adapun ART berinisial NS itu baru sekitar sepekan bekerja sebelum kejadian, dia kabur dari rumah diduga menemui kekasihnya.

Sebab, selama bekerja dengannya NS selalu bercerita tentang kekasihnya.

"Baru satu minggu kerja, selama kerja dia menginap di rumah saya," ujar Fina.

Fina mendapatkan ART tersebut melalui media sosial Facebook, saat itu dia mengaku tinggal di Kebalen Babelan mengontrak rumah.

"Ngakunya asal Sumatera Barat, bilang sama saya ngontrak di Kebalen, saya sakit hati hancur lihatnya," tegas dia.

Setelah kejadian tersebut, Fina sudah berusaha menghubungi ART tersebut tetapi nomornya sudah tidak aktif.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved