Persija Jakarta

Tak Cuma Hanif Sjahbandi, Cerita Thomas Doll Ubah Posisi Pilar Persija Demi Kalahkan Borneo FC

Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll bercerita keputusannya mengubah posisi sejumlah pilar demi kalahkan Borneo FC pada Selasa (6/12/2022) malam.

Kolase Foto Tribun Jakarta
Kolase Foto Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll dan Skuat Persija Jakarta. Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll bercerita keputusannya mengubah posisi sejumlah pilar demi kalahkan Borneo FC pada Selasa (6/12/2022) malam. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll bercerita keputusannya mengubah posisi sejumlah pilar demi kalahkan Borneo FC.

Pilihannya terbukti tepat. Macan Kemayoran berhasil menekuk Borneo FC skor 1-0 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Selasa (6/12/2022) malam.

Pelatih asal Jerman itu memang kerap mengubah posisi para pemain saat berlaga di Liga 1 2022.

Semisal, Hanif Sjahbandi yang dikenal sebagai gelandang kerap dijadikan seorang bek dalam formasi tiga bek.

Muhammad Ferarri yang reguler tampil sebagai bek tengah pun pernah Thomas tempatkan sebagai gelandang sayap kanan dalam formasi 3-5-2.

Baca juga: Brazil Vs Kroasia di Perempat Final Piala Dunia 2022, Marko Simic Colek 2 Eks Pelatihnya di Persija

Saat Persija Jakarta Vs Borneo FC, Thomas Doll kembali mengubah posisi Hanif Sjahbandi sebagai bek.

Namun, tak hanya Hanif yang berubah posisi saat Persija kontra Borneo FC.

Gelandang bertahan Persija Jakarta, Hanif Sjahbandi di sesi latihan.
Gelandang bertahan Persija Jakarta, Hanif Sjahbandi di sesi latihan. (Instagram @hanifsjahbandi)

“Dalam laga melawan Borneo, saya mempunyai beberapa ide untuk tim. Tidak hanya Hanif saja namun saya pun memberikan beberapa arahan untuk Rio (Fahmi) dan Riko (Simanjuntak),” kata Thomas dikutip dari laman resmi klub, Kamis (8/12/2022).

Thomas pun bangga karena perubahan yang ia terapkan dapat berujung positif.

“Merupakan keputusan yang bagus karena setelah melakukan perubahan kami bisa mencetak gol dan kami bisa menyerang dengan baik,” ucap Thomas.

Selain itu pelatih berkebangsaan Jerman itu pun mempunyai alasan mengapa banyak melakukan perubahan posisi untuk tim asuhannya.

Baca juga: Banyak Pemain Persija Jakarta Absen hingga Cedera, Thomas Doll Putar Otak Atur Taktik Demi 3 Poin

“Banyak hal yang terjadi dalam laga itu, seperti Hamra (Hehanussa) dan Resky (Fandi) yang harus keluar lapangan lebih cepat karena cedera. Semua hal itu menyebabkan banyaknya perubahan,” kata Thomas.

Kendati banyak mengalami perubahan dan hanya mempunyai opsi yang sedikit, Thomas mengaku tidak kesulitan untuk menentukan pilihan.

“Dikarenakan tidak mempunyai banyak pilihan untuk saat ini jadi harus ada pemain yang diubah posisinya. Tapi, hal itu bukanlah masalah bagi saya,” ucap pelatih berumur 56 tahun tersebut.

 

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved