Festival Bina Eksplorasi, Kerajinan Tangan hingga Lukisan Karya Narapidana Dipamerkan di M Bloc

Ratusan kerajinan tangan hingga lukisan dipamerkan di M Bloc Space, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/12/2022).

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Kerajinan tangan hingga lukisan karya warga binaan atau narapidana dipamerkan di M Bloc Space, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/12/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Ratusan kerajinan tangan hingga lukisan dipamerkan di M Bloc Space, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/12/2022).

Kreasi itu merupakan karya warga binaan atau narapidana dari sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) di Jakarta.

Pameran hasil karya warga binaan tersebut merupakan bagian dari Festival Bina Eksplorasi yang digelar oleh Yayasan JEERA Indonesia yang bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI.

Pantauan TribunJakarta.com, sejumlah karya warga binaan yang dipamerkan antara lain miniatur motor yang terbuat dari kayu, boneka, dompet, dan lukisan.

Selain karya seni, terdapat makanan dan minuman berupa roti dan kopi buatan narapidana.

Baca juga: Lukisan Gitu Ajah Kok Repot Berwajah Gus Dur Dilelang untuk Bantu Korban Gempa Cianjur

Sebelum memamerkan hasil karyanya, para narapidana sudah lebih dulu mengikuti pelatihan di dalam lapas.

"Dorongan saya ikuti (pelatihan) alasannya satu untuk tetap produktif dan menjadi lebih baik," kata warga binaan Lapas Kelas I Cipinang, Fauzan, di lokasi.

Adapun Fauzan merupakan narapidana kasus penyalahgunaan narkotika. 

Kerajinan tangan hingga lukisan karya warga binaan atau narapidana dipamerkan di M Bloc Space, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/12/2022).
Kerajinan tangan hingga lukisan karya warga binaan atau narapidana dipamerkan di M Bloc Space, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/12/2022). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Selama menjalani menjalani masa tahanan di Lapas Cipinang, Fauzan mencoba menyalurkan bakatnya. Ia berharap memiliki modal ketika bebas nanti.

"Mengasah bakat-bakat yang ada. Dari dulu atau belum ada dan itu membantu sekali untuk saya lebih produktif," ujar dia. 

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Bina Eksplorasi, Choirudin, mengatakan kegiatan ini melibatkan warga binaan dari delapan lapas di Jakarta.

Ia menjelaskan, pelatihan keterampilan untuk narapidana sudah dilakukan sejak tahun 2016 lalu.

"Awal-awal memang tidak begitu banyak peminatnya. Tapi sekarang berkembang, sudah ada sekitar 200 warga binaan. Bahkan sekarang kita harus seleksi dulu, siapa yang kira-kira akan serius untuk ikut pelatihan," kata Choirudin yang juga menjabat sebagai Strategic Business Development Yayasan JEERA Indonesia.

Baca juga: Terkuak Kisah di Balik Lukisan Eril, Zara Ungkit Kenangan di Gunung Matterhorn: Dia Tersenyum Bebas

Choirudin mengungkapkan, beberapa mantan warga binaan yang sebelumnya mengikuti pelatihan keterampilan sudah memiliki usaha sendiri.

"Jadi kita ingin menghilangkan stigma negatif terhadap warga binaan atau narapidana ini. Banyak dari mereka yang ingin berubah, punya keahlian, dan memang serius saat sejak ikut pelatihan," tutur dia. 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved