Tahu Karakter Bharada E, Kekasih Yakin Eliezer Jujur Soal Kesaksiannya Meski Dikepung Ferdy Sambo Cs
Kekasih Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Angelin Kristanto meyakini kesaksian Bharada E di persidangan kematian Brigadir J adalah sebuah kejujuran.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
"Menurut saya soal kasus ini dia jujur," kata Ryan.
Sejak awal kasus ini mencuat, Ryan sudah yakin bahwa Bharada E tak mungkin berbuat seperti itu bila tak ada tekanan dari pihak lain.
"Semua kaget ga percaya (saat awal tahu Bharada E tembak Brigadir J).
Saya yakin ini bukan kemauan Icad sendiri," kata Ryan.

Sebagai seorang teman, Ryan berharap Bharada E bisa terus konsisten mengungkap kebenaran dalam kasus pembunuhan Brigadir J yang diotaki Ferdy Sambo.
"Satu pesan dari temen-teman tetap semangat, kuat dan tabah untuk melanjutkan proses kehidupan yang dijalani," ujar Ryan.
Bharada E Ungkap Wanita Misterius di Rumah Ferdy Sambo
Salah satu kesaksian Bharada E yang seakan memojokan Ferdy Sambo kala dia mengaku sempat melihat seorang perempuan menangis keluar dari rumah pribadi Ferdy Sambo di kawasan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Bharada E mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Juni 2022 ketika sedang piket di rumah Saguling.
Pengakuan itu disampaikan Bharada E saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022).
Hakim mulanya bertanya kepada Bharada E apakah ia pernah melihat Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi bertengkar.
Baca juga: Kuasa Hukum Ferdy Sambo Bentak Bharada E, JPU Membela: Jangan Menekan Kayak Gitu Dong!
Bharada E kemudian mulai bercerita soal peristiwa pada Juni 2022.
Ketika itu ia melihat Brigadir J turun dari lantai dua di rumah Saguling dan menaruh senjata api di mobil.
Putri Candrawathi lalu menyusul turun dari lantai dua.
"Ibu PC panggil kita bertiga, saya, almarhum (Brigadir J), bang Matheus. Abis itu bilang, nanti dek Matheus naik mobil ibu dan dek Richard naik mobil sendiri yah di belakang," kata Bharada E dalam kesaksiannya.