Persija Jakarta

Polisi Janji Tak Bawa Gas Air Mata saat Laga Persija Vs Bali United di Stadion Patriot Candrabhaga 

Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang dipicu aparat kepolisian menembakkan banyak gas air mata saat berusaha membubarkan sejumlah suporter

TribunJakarta.com/Yusuf Bahctiar
Suporter The Jakmania menyalakan flare dan petasan saat laga persahabatan Persija Jakarta vs Sabah FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (6/5/2022) petang.  Terkini, atas terjadinya tragedi Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan Malang Sabtu (1/10/2022) malam mengakibatkan ratusan suporter tewas, Polres Metro Bekasi Kota berharap laga Liga Indonesia di Stadion Patriot Candrabhaga tidak digelar malam hari.  

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Hengki, menjanjikan pihak kepolisian tidak membawa gas air mata dalam pengamanan pertandingan Liga 1.

Hal ini disampaikan menyusul gelaran lanjutan Liga 1 2022/2023 yang mempertemukan Persija Jakarta kontra Bali United di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, pada Minggu (15/1/2023). 

"Tidak, perlengkapan itu disesuaikan dengan kebutuhan yang ada untuk gas air mata sesuai petunjuk kita tidak bawa," kata Hengki kepada wartawan, Sabtu (14/1/2023). 

Hengki menjelaskan, pengamanan pertandingan Liga 1 di Stadion Patriot akan dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) Polri.

Diketahui, Kapolri menerbitkan Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga, menyusul adanya tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.

Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang dipicu aparat kepolisian menembakkan banyak gas air mata saat berusaha membubarkan sejumlah suporter yang melakukan penyerangan usai laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.

"Ada aturan Perpol Nomor 10 Tahun 2022 sudah dilakukan asesmen dan lain-lain bersama Persija dan Panpel, tim dari Baharkam juga sudah melakukan pengecekan pengamanan," jelasnya.

Baca juga: Jakarta-Bandung Hangat, Kapten Persija Jakarta Apresiasi Persib dan Bobotoh: Kami Diperlakukan Baik

Personel kepolisian yang bertugas dalam pengamanan pertandingan lanjut Hengki, tetap dipersenjatai untuk antisipasi huru-hara. 

"Sesuai petunjuk kita tidak bawa (gas air mata) kecuali yang kita bawa tameng, tongkat untuk mengatasi kalau terjadi huru-hara," tegas dia. 

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki 
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki  (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Untuk alur koordinasi pengamanan kata dia, ditekankan pada security officer yang akan bertugas menjaga di area dalam stadion. 

Personel TNI-Polri akan bergerak ke dalam stadion jika security officer meminta pengamanan melalui Kapolres. 

"Kalau terjadi (huru-hara) atas permintaan security officer dari panitia Persija akan meminta kepada saya selaku pengendali lapangan," jelasnya. 

Persija Jakarta dijadwalkan bertanding melawan Bali United dalam lanjutan Liga 1 Indonesia, pertandingan besok menjadi yang perdana digelar pasca-tragedi Kanjuruhan, 1 Oktober 2022 lalu.

Baca juga: Satu Lagi Imbas Tragedi Kanjuruhan: Liga 2 dan 3 Dihentikan, Liga 1 Tanpa Degradasi

Kick off Persija Jakarta melawan Bali United dimulai pukul 15.30 WIB, ribuan suporter The Jakmania dipastikan hadir untuk mendukung tim kebanggaan mereka.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved