Cerita Kriminal

Pria di Depok Tewas Ditusuk Saat Lerai Pertengkaran Rumah Tangga, Polisi Buru Pelaku

Polisi tengah memburu keberadaan MJ, usai nekat menusuk hingga menyebabkan korbannya JS meninggal dunia di Kota Depok.

freepik.com
Ilustrasi penusukan. Polisi tengah memburu keberadaan MJ, usai nekat menusuk hingga menyebabkan korbannya JS meninggal dunia di Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Polisi tengah memburu keberadaan MJ, usai nekat menusuk hingga menyebabkan korbannya JS meninggal dunia.

Untuk informasi, peristiwa pembunuhan ini terjadi di Jalan Turi I, Kelurahan Kemiri Muka, Beji, Kota Depok, pada Jumat (13/1/2023).

Korban meninggal dunia diketahui berinisial JS (38), pelaku berinisial MJ (43), dan ada korban lainnya yang mengalami luka berinisial RY (35).

Peristiwa ini bermula ketika pelaku datang ke rumah istrinya di lokasi kejadian sekira pukul 17.00 WIB, dan terlibat pertengkaran rumah tangga.

Kemudian, pertengkaran itu dilihat oleh korban RY (35). Ia mencoba melerai, namun pelaku malah menyerangnya menggunakan pisau hingga terluka di bagian lengan kiri.

Penyerangan itu disaksikan oleh JS yang merupakan kakak kandung RY. Ia pun mencoba melerai.

Baca juga: Lerai Pertengkaran Rumah Tangga Berujung Petaka, Pria di Beji Depok Tewas Terluka Tusuk

JS sendiri masih memiliki hubungan saudara dengan istri dari pelaku. Ia merupakan suami dari adik kandung istri si pelaku, alias adik ipar.

Pelaku yang sudah tersulut emosi pun malah menyerang JS. Ia menusuk JS pada bagian paha kiri hingga terkapar bersimbah darah.

Terkini, Kanit Reskrim Polsek Beji, Iptu Sukirno, mengatakan pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi, termasuk istri pelaku.

"Untuk sementara saksi yang kita ambil keterangannya itu baru tiga, antara lain istri pelaku, kemudian saudari istrinya, dan korban luka," ujar Sukirno dikonfirmasi wartawan, Senin (16/1/2023).

Warga menunjukan lokasi kejadian penusukan yang menewaskan JS, Jumat (13/1/2023).
Warga menunjukan lokasi kejadian penusukan yang menewaskan JS, Jumat (13/1/2023). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Sukirno mengatakan, pihaknya akan memeriksa saksi lainnya, yang ada di lokasi kejadian saat peristiwa penusukan itu terjadi.

"Untuk saksi yang lain juga, tapi belum sempat karena kan kerja ya. Kemungkin besok," tutur Sukirno.

"Untuk orang tuanya juga karena sudah sepuh kita juga harus hati-hati. Karena untuk orang tua atau mertua dari pelaku ini sudah sepuh dan kebetulan juga lagi sakit, jadi kita tidak bisa memaksakan untuk ngambil keterangannya pada hari ini," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Tribun Shopping

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved