Pencabutan Gas LPG 3 KG di Warung Kelontong, Pemkot Tangerang Mengaku Buta Informasi

Pemerintah Kota Tangerang mengaku tidak mendapatkan informasi soal kebijakan Pertamina untuk mencabut penjualan gas LPG 3 kg di warung kelontong.

Serambi Indonesia/M Anshar
(Ilustrasi) gas 3 kg elpiji 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang mengaku tidak mendapatkan informasi soal kebijakan Pertamina untuk mencabut penjualan gas LPG 3kg di warung kelontong.

Wacana pembatasan penjualan gas LPG tiga kilogram (3kg) di beberapa wilayah oleh Pertamina, ternyata mulai masuk masa uji coba.

Satu di antaranya adalah wilayah Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Maksud dari wacana tersebut adalah, penyaluran gas tabung berwarna hijau tersebut melalui pengecer seperti warung-warung kecil akan dihapuskan.

Kabid Perdagangan pada Disperindag Kota Tangerang, Sandy Sulaiman mengatakan, pihaknya belum mendapatkan informasi terkait keputusan Pertamina itu.

Baca juga: Toko Gas Elpiji di Pasar Minggu Kebakaran, Pemilik Rugi Besar

"Itu kita enggak ada konfirmasi dari Pertamina, kita juga enggak tahu. Jadi itu dari Pertamina langsung, kita pemerintah daerah enggak tahu," kata Sandy saat dihubungi, Rabu (18/1/2023).

Dia pun mengaku tidak bisa menjawab kapan penerapan tersebut akan resmi diberlakukan di Kota Tangerang.

Selain waktu, lokasi penerapannya pun Pemerintah Kota Tangerang masih buta akan informasi tersebut.

Baca juga: Kebakaran Agen Elpiji di Koja Lukai 4 Orang, Diduga Karyawan Merokok saat Tabung Gas Bocor

"Kita enggak tahu, makanya kita langsung ke lapangan juga. Jadi itu ranahnya pusat, kita hanya mengawal saja," ujar Sandy.

Sebab, pasalnya, di Kota Tangerang sendiri wacana di atas belum dikomunikasikan lebih lanjut oleh Pertamina kepada pemerintah setempat.

Seperti uji coba diberapa titik warung atau berapa pangkalan yang akan ditunjuk.

Baca juga: Heru Budi Dukung Rencana Pemerintahan Jokowi soal Pembatasan Elpiji 3 Kg

"Jadi uji coba itu Pertamina programnya, belum ada konfirmasi ke kita terkait dengan kegiatan uji coba itu, seperti ada berapa titik yang akan dijadikan sampel atau uji coba," kata Kasie Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga pada Disperindag Kota Tangerang, Teguh Hariyadi.

"Semua mekanismenya dari Pertamina," sambungnya kepada TribunJakarta.com saat ditelepon.

Hanya saja infonya, lanjut Teguh, Pertamina tengah mapping kebutuhan masyarakat dalam waktu dekat.

Sehingga kebijakan yang akan diberlakukan, benar-benar tepat sasaran.

"Mapping kebutuhannya masyarakat, kalau misal ke depan seperti apa belum ada kebijakan apa-apa, sekadar uji coba saja. Kalau pangkalan gas LPG di Kota Tangerang ada lebih dari 20," pungkasnya.
 
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
 
 


Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved