Survei Algoritma: Prabowo Subianto Dapat "Bonus Dukungan" Jika Anies atau Ganjar Batal Nyapres 2024

Prabowo Subianto menjadi nama yang paling diuntungkan jika Anies Baswedan atau Ganjar Pranowo batal maju sebagai capres di 2024.

Istimewa via Tribunnews
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM - Prabowo Subianto menjadi nama yang paling diuntungkan jika Anies Baswedan atau Ganjar Pranowo batal maju sebagai capres di 2024.

Hal itu berdasarkan hasil survei Algoritma Research dan Consulting mengenai proyeksi politik 2023 menuju Pemilu 2024: antara elektabilitas dan resistensi.

Dalam surveinya itu, Algoritma turut membuat simulasi polarisasi suara jika salah satu dari Ganjar, Anies dan Prabowo ada yang batal nyapres di 2024.

Pemilihan nama Ganjar, Anies dan Prabowo lantaran ketiga nama itu yang elektabilitasnya menempati tiga teratas survei Algoritma.

Direktur Riset dan Program Algoritma, Fajar Nursahid menjelaskan, jika Ganjar tidak maju, limpahan dukungan akan dialihkan ke Prabowo sebesar 12,5 persen dan Ridwan Kamil sebesar 12,1 persen ketimbang kepada Anies Baswedan yang hanya di angka 9,2 persen.

Baca juga: Survei Algoritma: Elektabilitas Ganjar Pranowo Teratas, Puan Maharani Paling Banyak Dapat Resistensi

Sedangkan jika Anies yang tidak maju sebagai capres di 2024, dukungan untuk Prabowo diprediksi akan tetap menerima 'bonus dukungan'.

"Jika Anies tidak maju, limpahan dukungan ada pada Prabowo sebesar 19,4 persen dan Ridwan Kamil di angka 16,3 persen ketimbang Ganjar 11 persen," kata Fajar saat merilis hasil surveinya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (23/1/2023).

Fajar menuturkan, jika Prabowo yang tidak maju sebagai capres 2024, suara pendukungnya akan beralih ke Anies sebesar 18,4 persen ketimbang ke Ganjar yang hanya 10,4 persen.

Baca juga: Survei Algoritma: Ketampanan Lebih Dipertimbangkan Pemilih Dibanding Sosok Cawapres untuk 2024

Untuk diketahui, survei Algoritma ini melibatkan 1.214 responden yang terbagi secara proporsional berdasarkan jumlah pemilih.

Hasil survei mewakili pendapat penduduk usia sewasa secara nasional.

Pengumpulan data dilakukan pada 19 sampai 20 Desember 2023 melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner yang dilakukan oleh 66 enumerator.

Adapun margin of error dalam survei ini berkisar 3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. 

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved