Disuntik Modal Triliunan, Jakpro Ternyata Tak Bisa Berikan Dividen Sejak Era Anies Baswedan

BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro) kini tengah jadi sorotan Komisi C DPRD DKI Jakarta.

Istimewa
Ilustrasi Jakpro yang disebut tak pernah lagi memberikan dividen kepada Pemprov DKI 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro) kini tengah jadi sorotan Komisi C DPRD DKI Jakarta.

Pasalnya, sejak era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan perusahaan pelat merah itu tak pernah lagi memberikan dividen kepada Pemprov DKI.

Kondisi keuangan Jakpro pun disebut Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Rasyidi masih belum sehat hingga saat ini.

"Mereka memang sudah sejak tahun 2019 itu belum bisa memberikan dividen kepada kita karena belum sehat," ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (24/1/2023).

Politikus senior PDIP ini menyesalkan hal ini lantaran setiap tahunnya Jakpro kerap mendapatkan suntikan modal yang nilainya cukup fantastis.

Penyertaan Modal Daerah (PMD) yang diberikan kepada Jakpro pun nilainya mencapai triliunan rupiah.

Baca juga: Belum Dapat Sponsor, Jakpro Berharap Ada BUMN Mau Bantu Sukseskan Formula E 2023

Hal ini pun menjadi tanda tanya besar lantaran perusahaan yang dulu dipercaya Anies menggarap beberapa proyek besar seperti revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) hingga pembuatan Jakarta International Stadium (JIS) itu justru tak memberikan timbal balik.

"Masa kemarin kami ngasih PMD (ke Jakpro) Rp1,6 triliun tapi hasilnya enggak ada, gimana ini? Kan harus ada timbal balik," ujarnya.

"Kami berharap mereka bisnis, mereka untuk sehingga memberikan dividen kepada kita. Jadi, hasilnya itu ada," sambungnya.

Terkait hal ini, Rasyidi mengaku sudah berkoordinasi dengan Dirut Jakpro yang baru ditunjuk oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono, Iwan Takwin.

Dari hasil koordinasi tersebut, Iwan pun berjanji bakal berupaya menyehatkan kembali kondisi keuangan Jakpro sehingga bisa memberikan dividen kepada Pemprov DKI.

"Mereka akan memperbaiki manajemennya terlebih dulu, ini kan manajemen baru semua," tuturnya.

"Mereka tampaknya punya keinginan bersama direktur baru untuk memberikan yang terbaik untuk Jakpro," tambahnya menjelaskan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved