Cerita Kriminal

Wanita Muda di Jambi Cabuli Belasan Anak Laki-laki, Pelaku Sengaja Tutup Pintu saat Korban Main PS

Seorang wanita muda berinisial NT (25) melakukan pencabulan terhadap 11 orang anak berusia 8 hingga 15 tahun.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
Tribunnews
11 anak di bawah umur diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang wanita muda berinisial NT (25), di kawasan Rawasari, Kota Jambi. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang wanita muda berinisial NT (25) melakukan pencabulan terhadap 11 orang anak berusia 8 hingga 15 tahun.

Pencabulan tersebut dilakukan NT di rumahnya di Kota Jambi, Provinsi Jambi.

Suami NT ternyata tidak mengetahui aksi yang dilakukan oleh istrinya itu.

TONTON JUGA

Kini, pihak kepolisian dari Polda Jambi sedang mendalami kasus dugaan pencabulan oleh NT.

Dikutip TribunJakarta dari TribunJambi.com, kasus ini mulai terungkap saat orang tua salah satu korban mengetahui anaknya dicabuli.

Setelah di dalami, ternyata korban pelecehkan NT ada sebanyak 11 orang.

Mereka terdiri dari 9 laki-laki dan 2 perempuan yang semuanya masih di bawah umur.

Tak terima anaknya dilecehkan, orang tua korban lantas melaporkan dugaan pencabulan ke Uni Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrimun Polda Jambi pada Jumat (3/2/2023).

Ilustrasi pencabulan anak disabilitas - Ilustrasi pencabulan anak disabilitas - Seorang anak disabilitas berinisial H (14) jadi korban pencabulan tetangganya, D (50), di kawasan Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat, pada 14 Mei 2022. Terkini, perkara tersebut telah dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat dan terdakwa D melalui istrinya minta kasusnya diselesaikan secara kekeluargaan dan dibebaskan.
Ilustrasi pencabulan anak (News Law)

Baca juga: Pelaku Pencabulan Balita di Rusun Marunda Berhasil Diamankan, Tapi Polisi Kesulitan Menahannya

Diketahui, aksi pencabulan sudah dilakukan berulang kali oleh NT.

Namun, baru sekarang terungkap dan NT langsung dilaporkan ke polisi.

Effendi, orang tua dari seorang korban mengungkap modus pelaku NT dalam menjalankan aksinya.

Semula berawal dari para korban mendatangi rental PlayStation (PS) di rumah pelaku.

Diketahui rumah para korban dan pelaku berada di kawasan Kelurahan Rawasari.

Saat korban asyik main PS, NT lalu menutup pintu rumahnya.

Baca juga: Pelaku Belum Tertangkap, Kak Seto Turun Tangan Tangani Kasus Pencabulan Balita di Rusun Marunda

NT kemudian melancarkan aksinya dengan melecehkan para korban.

"Si pelaku nyuruh anak-anak ini untuk menyentuh payudaranya si pelaku sendiri," kata Effendi, dikutip dari TribunJambi.com, Jumat (3/2/2023).

"Nah, kami melapor karena dia malah mengaku sebagai korban pelecehan, padahal dia yang meminta sendiri," ucapnya.

Effendi melanjutkan penjelasannya, NT juga menyentuh alat vital milik korban laki-laki.

Pelaku memaksa korban juga untuk memenuhi hasratnya yang tidak wajar.


Disuruh nonton adegan dewasa

Effendi lalu menjelaskan aksi pencabulan yang dialami oleh korban perempuan.

"Kalau korban cewek, hanya disuruh mengintip saat si pelaku dan suami sedang berhubungan suami istri.

Suaminya tidak tahu, karena dia nyuruh korban mengintip dari luar, dengan membuka sedikit jendela," urai dia.

Tidak sampai disitu, NT juga mencekoki para korban dengan film dewasa.

Effendi menegaskan, NT melakukan aksi cabulnya tanpa sepengetahuan sang suami.

Baca juga: Balita jadi Korban Pencabulan di Rusun Marunda, Korban sampai Ketakutan dan Sempat Hilang

Suami NT pun terkejut saat istrinya dilaporkan ke polisi.

"Suaminya juga syok pas tau kejadian ini," tutup Effendi, dikutip dari TribunJambi.com.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved