Persija Jakarta

CEO Persija Barat Kritik Thomas Doll yang Belum Lepas Pemainnya untuk Timnas U-20

Keputusan Thomas Doll yang menolak mengirimkan sejumlah pemainnya ke pemusatan latihan Timnas U-20 Indonesia menuai banyak kritikan.

YouTube Persija Jakarta
Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll saat latihan para pemain 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM - Keputusan pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll yang menolak mengirimkan sejumlah pemainnya ke pemusatan latihan Timnas U-20 Indonesia menuai banyak kritikan.

Satu diantaranya berasal dari CEO Persija Barat yang juga mantan pesepakbola tanah air era 1980-an, Taufik Jursal Effendi.

Secara pribadi, Taufik mengakui kualitas Doll sebagai pelatih kelas dunia telah membawa perubahan permainan di Persija Jakarta.

Namun, ia mengingatkan jika panggilan timnas adalah yang harus dipatuhi seluruh pelatih.

"Klub harus ingat timnas itu di atas segalanya," kata Taufik saat dihubungi, Selasa (14/2/2023).

Baca juga: Bhayangkara FC Vs Persija Jakarta: Berikut Prediksi Susunan Pemain, Sang Macan Lagi On Fire

Selain Doll, Taufik juga mengkritik PSSI yang dianggapnya kurang profesional dalam hal koordinasi dengan para klub di tanah air perihal pemanggilan pemain.

"Ada beberapa hal yang kita anggap dari ferderasi harusnya punya satu komitmen dengan klub-klub."

"Harusnya federasi lakukan pendekatan persuasif dengan klub maupun pemain sejak beberapa bulan lalu," tutur Taufik.

Baca juga: Peluk Brigadir J di Sidang Vonis Kuat Maruf, Rosti Simanjuntak Ingin Nama Baik Anaknya Dipulihkan

Taufik khawatir telatnya bergabung sejumlah pemain Persija ke dalam pemusatan latihan Timnas U-20 yang dipersiapkan untuk Piala Asia 2023 akan berpengaruh pada kematangan skuad.

"Ini masih under 20, beda dengan senior."

"Kalau junior itu yang namanya formasi tim, fleksibilitas strategi sagat menentukan, " ujar Taufiq.

Baca juga: Dapat Info Persija dari Abimanyu, Witan Blak-blakan Ingin Bajak Nomor Punggung Keramat Iniesta

Diketahui, pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll belum menyerahkan sembilan pemain mudanya untuk mengikuti pemusatan latihan (training center) persiapan Piala Asia U-20 2023.

Baru Lima pemain yang diketahui sudah mengikuti pemusatan latihan yakni Frengky Missa, Barnabas Sobor, Achmad Maulana Syarif, Resa Aditya Nugraha, dan Ginanjar Wahyu Ramadhani.

Sementara sisa empat nama lainnya masih ditahan, yaitu Alfriyanto Nico Saputro, Cahya Supriadi, Doni Tri Pamungkas, dan Muhammad Ferarri.

Pemanggilan itu terkait persiapan menjelang pentas Piala Asia U-20 2023, yang akan berlangsung di Uzbekistan 1-18 Maret mendatang

Thomas Doll merasa dirinya masih sangat membutuhkan jasa para pemain mudanya itu untuk memperkuat Persija dalam lanjutan Liga 1 2022/2023. 

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved